Sosial

Plt Walikota Banda Aceh Serahkan Bantuan Peralatan Sekolah Untuk Korban Gempa Pijay

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah Kota Banda Aceh menyerahkan bantuan untuk korban gempa Pidie Jaya. Bantuan yang diserahkan langsung Plt Walikota Banda Aceh Ir Hasanuddin Ishak diterima oleh Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas, Kamis (19/1/2017) di kantor Bupati Pidie Jaya, Meureudu.

Hasanuddin Ishak saat menyerahkan 450 paket bantuan peralatan sekolah tersebut menyampaikan Pemerintah Kota Banda Aceh sangat memperhatikan sektor pendidikan pasca terjadinya gempa yang mengguncang Pijay, 7 Desember 2016 lalu.

Plt Walikota Banda Aceh Serahkan Bantuan Peralatan Sekolah Untuk Korban Gempa Pijay

“Bantuan berupa paket tas sekolah beserta alat tulis ini  merupakan bentuk kepedulian aparatur Pemerintah Kota Banda Aceh. Paket ini sumbangsih dari karyawan dan karyawati kami. Meskipun tidak bernilai besar, kami ingin berperan meringankan beban para saudara kami di Pidie Jaya,” ujar Hasanuddin Ishak.

Terkait dengan jenis bantuan, Hasanuddin menjelaskan Pemko Banda Aceh sangat menyadari betapa beratnya bagi anak-anak khususnya anak usia sekolah untuk terus beraktivitas dalam kondisi darurat.

“Kita ingin anak-anak dapat terus mengikuti proses belajar di sekolah tanpa harus memikirkan peralatan sekolah mereka yang sudah rusak karena bencana, makanya kami berinisiatif menyerahkan bantuan ini,” jelas Hasanuddin Ishak yang dalam kesempatan tersebut memboyong sejumlah SKPD terkait ke Pijay.

Kata Hasanuddin, paket bantuan yang diserahkan berupa tas sekolah yang di dalamnya lengkap dengan buku, pulpen, pensil, penggaris dan alat-alat kebutuhan sekolah lainnya.

Sementara itu, Aiyub Abbas menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada warga dan aparatur Pemko Banda Aceh atas perhatian mereka terhadap warga Pijay yang ditimpa bencana.

Aiyub yang juga didampingi para Kepala SKPD nya mengatakan bantuan tersebut akan segera didistribusikan oleh Dinas Pendidikan Pijay kepada anak-anak sekolah.

Sebagaimana diketahui, Pijay diguncang gempa 6,5 SR pada 7 Desember 2016 lalu. Bencana ini menyebabkan ratusan orang meninggal dunia dan ribuan warga harus mengungsi karena kerusakan tempat tinggal.

Pemko Banda Aceh melalui lintas Instansi sebelumnya telah mengirimkan bantuan pada hari pertama terjadinya gempa.

Rumah Sakit Meuraxa mengirimkan puluhan dokter spesialis dan sejumlah peralatan, kemudian Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota juga mengirimkan alat berat untuk membersihkan puing-puing gempa.

Begitu juga dengan instansi lainnya seperti BPBD Kota dan Dinsos Kota yang langsung bergerak dan membuka Posko di Pijay pada hari pertama terjadinya bencana. (mkk)

To Top