Layanan Publik

Pasca Dibekukan, KIP Abdya Sepi Aktifitas

ACEHTERKINI.COM | Suasana kantor Sekretariat Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat Daya (Abdya) tampak sepi dari aktifitas pasca dibekukan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Meskipun demikian, segala tahapan pelaksanaan Pilkada di Abdya akan terus berjalan dibawah kendali KIP Aceh.

Sekretaris KIP Abdya, Hermi Suherdi kepada wartawan, Senin (23/1/2017) mengatakan, meski dalam suasana tanpa aktifitas, namun segala tehapan akan terus berjalan sesuai dengan petunjuk dari KIP Aceh selaku penyelenggara Pilkada di Abdya. “Mengenai arahan selanjutnya, kita tunggu petunjuk dari KIP Aceh dulu,” katanya.

Tentang jadwal Debat Kandidat episode ke II, lanjut Hermi, bisa saja bergeser dari waktu yang sudah ditentukan yaitu 26 Januari 2017. Menimbang belum ada arahan dari KIP Aceh. “Kita belum bisa memastikan kapan debat kandidat tahap II akan dilaksanakan,” tuturnya.

Kantor KIP Abdya Mulai Sepi Aktifitas

Sementara itu, mengenai jadwal kampanye masing-masing kandidat akan dilaksanakan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan, yakni mulai tanggal 30 Januari sampai dengan 9 Februari 2017. Setelah itu akan memasuki masa tenang dan penertiban alat peraga kampanye (APK) para pasangan calon (Paslon).

“Penertiban APK itu nanti akan dieksekusi pihak Panwaslih yang dibantu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),” ujarnya.

Hermi memastikan, jika proses percetakan surat suara sudah selesai dengan jumlah 106.896 lembar. Dimana, surat suara tersebut sedang dikirim menuju Abdya. “Informasi yang kami terima, surat suara itu sedang dalam perjalanan. Saat ini sekitar wilayah Palembang,” sebutnya.

Dari total 106.896 lembat surat suara itu, berdasarkan jumlah data pemilih tetap (DPT) Abdya yakni sebanyak 102.338 ditambah cadangan 2.000 lembar kemudian 2.558 lembar tambahan untuk 2,5 persen dari jumlah suara masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di sejumlah desa dalam kabupaten setempat.

“Surat suara sebanyak 2.558 lembar tersebut, akan dibagi ke 250 TPS sebagai surat suara tambahan. Masing-masing akan diberika 2,5 persen dari jumlah DPT per TPS,” jelas Hermi.

Terkait dengan hilangnya Paslon Kandidat nomor urut 4, pasangan Said Syamsul Bahri dan M Nafis A Manaf, pihaknya belum bisa memastikan kapan surat suara itu akan dicetak ulang kembali. Namun sejauh ini pihaknya masih melakukan koordinasi sebatas ketersediaan anggaran dengan KIP Aceh.

“Kalau mengenai anggaran untuk cetak ulang surat suara itu masih ada. Cuma kita belum tau pasti kapan akan di plenokan percetakan surat suara ulang. Kalau untuk cetak surat suara yang kemarin menghabiskan dana sekitar Rp.68 juta lebih,” demikian tambah Hermi. (Rizal)

To Top