Sosial

KIP Abdya Tidak Jelas, Debat Kandidat Tak Muncul di TV

ACEHTERKINI.COM | Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Barat Daya (Abdya) menilai Komisi Independen Pemilihan (KIP) Abdya tidak profesional dan tidak jelas dalam penyelenggaraan debat kandidat tahap pertama di kabupaten setempat.

Pasalnya, KIP tidak bisa menyiarkan secara langsung (live) tayangan acara debat kandidat di salah satu stasiun televisi yang diundang ke Abdya. Alasanya, terkendala dengan teknis.

“Masyarakat menunggu menyaksikan acara debat kandidat itu di televisi yang telah ditentukan oleh pihak KIP, akan tetapi harapan masyarakat itu sia-sia, karena acara debat tersebut tidak muncul-muncul di TV,” kata Sekretaris YARA Perwakilan Abdya Erisman SH melalui rilis yang diterima wartawan, Selasa (17/1/2017).

Dengan kondisi itu, YARA menganggap sebuah kesalahan fatal yang seharusnya tidak terjadi, karena debat kandidat sangatlah penting untuk di siarkan secara langsung serta masyarakat tau dan dapat menentukan pilihan yang tepat dalam memilih peminpin yang akan datang serta konsisten dalam menyenggarakan roda kepemerintahan yang baik, bersih, amanah jauh dari sekedar janji-janji kampanye.

Karena tidak dapat disiarkan, YARA menilai KIP Abdya telah gagal dalam perencaaan debat kandidat pertama, karena tidak dapat disaksikan secara lansung oleh masyarakat banyak dan hanya dapat disaksikan oleh segelintir orang saja, sementara masyarakat hanya dapat mendengar akan tetapi tidak dapat melihat, terkecuali bagi mereka yang memiliki alat komunikasi yang canggih.

Bila KIP Abdya selaku penyelanggara tidak profesional serta menganggap hal yang demikian wajar, maka KIP telah melanggar Peraturan KPU nomor 12/2016, tentang Perubahan atas Peraturan KPU  Nomor 7 Tahun 2015 Tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

“Yang di selenggarakan KIP Abdya pada tanggal 11 Januari 2016 lalu, secara aturan harus di pahami serta di laksanakan dengan benar karena mereka merupakan penyelenggara dalam Pilkada di Abdya,” tutur Erisman.

Untuk itu, YARA meminta agar KIP Abdya serius serta sesuai dengan PKPU yang berlaku dalam menyelenggarakan debat kandidat kedepan sehingga masyarakat tau dan dapat menentukan pilihan yang tepat.

“Kita berharap, ini menjadi pembelajaran kedepannya, agar dalam pilkada selanjutnya nanti, KIP dapat lebih profesional, jangan bilang ditayangkan di TV ternyata tidak tayang, maka harus dengan perencanaan yang jelas,” tuturnya singkat.

Terkait dengan hal itu, Ketua KIP Abdya Elfiza SH MH yang dicoba konfirmasi oleh wartawan, hingga berita ini diturunkan belum bisa dihubungi, karena nomor phonsel yang dituju sedang tidak aktif. (Rizal)

To Top