Sosial

Jalankan Perintah KPU, KIP Aceh Sambangi KIP Abdya

ACEHTERKINI.COM | Terkait beberapa persoalan yang terjadi dalam proses Pilkada di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Para Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh mengaku kalau kebijakan yang dilaksanakan itu, berdasarkan perintah dari KPU Republik Indonesia.

Pihaknya selaku penyelenggara Pilkada hanya menjalankan perintah untuk mengambil alih tugas KIP Abdya dan melakukan koreksi terhadap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati atas keabsahan partai pendukung kandidat dimaksud. Kemudian melakukan sosialisasi tentang pelaksanaan Pilkada dan mengumumkan hasil penetapan pasangan calon kandidat di Abdya.

“Kita hanya menjalankan perintah, sampai KIP Abdya kembali dipulihkan. Mengenai batas waktu, tergantung keputusan selanjutnya,” kata Komisioner KIP Aceh, Muhammad SE AK dalam acara Sosialisasi Keputusan KIP Aceh nomor 8/Kpts/KIP Aceh/tahun 2017 dan keputusan KIP Aceh nomor 9/Kpts/KIP Aceh/Tahun 2017 tentang koreksi penetapan pasangan calon dan penetapan nomor urut pasangan calon pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Abdya di Aula Kantor KIP setempat, Rabu (25/1/2017).

Pertemuan KIP Aceh bersama Forkopimda Abdya Menyelesaikan Persoalan Pilkada Aceh

Di Abdya, lanjut Muhammad, saat ini dan seterusnya Pilkada tetap berjalan sesuai dengan tahapan, walaupun pada saat ini seluruh Komisioner KIP Abdya telah dibekukan sementara. “Umpamanya kendaraan, tidak akan berhenti sampai tujuan walaupun sopirnya diganti sementara,” ungkapnya dihadapan para anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang juga dihadiri Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH, Kasdim 0110/Abdya Mayor Inf Suhada dan Kasi Pidsus Kejari Abdya Irfan Hasri HDL SH juga Kasubbag Teknis KIP Abdya Agus Mudaksir SH.

Dikatakan Muhammad, Perintah KPU RI yang didelegasikan kepada KIP Aceh harus dijalankan sebagaimana mestinya. Hal itu berdasarkan hasil sidang DKPP yang memberhentikan KIP Abdya selanjutnya KPU juga mengeluarkan surat untuk KIP Aceh yang diminta mensosialisasikan atau menyampaikan kalau Pilkada di Abdya akan berjalan sebagaimana mestinya.

“Artinya posisi kami disini saya tegaskan kembali hanya menjalankan perintah. Jika perintah itu tidak dijalankan maka KIP Aceh akan bernasib sama dengan KIP Abdya,” tuturnya.

Hal senada juga dijelaskan, komisioner KIP Aceh lainnya, Hendra Fauzi, bahwa pihaknya hanya menjalankan perintah untuk mengambil alih tugas KIP Abdya. Dalam tugas itu, mengambil alih KIP Abdya, melakukan koreksi atas keabsahan terhadap paslon nomor urut 4, mengumumkan kepada publik tentang penetapan paslon dan menindaklanjuti tentang pengambil alihan pelaksanaan yang dilakukan dengan pleno.

“Kita tetap menunggu yang diperintahkan, bagaimana tindak lanjutnya nanti akan dikabarkan kembali. Perintah yang kita jalankan ini bukan berarti untuk menciptakan gesekan di Abdya. Apapun ceritanya, Pilkada di Abdya tetap berjelan sebagaimana mestinya sampai ada putusan terbaru nanti,” jelas Hendra.

Lebih lanjut, Hendra menjelaskan, kalau pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan KPU terkait informasi terbaru. “Jika pada hari ini ada keputusan terbaru akan kita informasikan, jika ada keputusan lain, kita akan sampaikan juga, bahwa sosialisai kita hari ini untuk mengupdate informasi. Tidak ada penundaan pilkada di Abdya, Pilkada tetap jalan terus,” demikian singkatnya. (Rizal)

To Top