Olahraga

Unsyiah Gelar Kejuaraan Panjat Dinding se-Aceh

ACEHTERKINI.COM | Mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Pencinta Alam (UKM-PA) LEUSER Universitas Syiah Kuala kembali menggelar kejuaraan panjat dinding se Aceh. Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, 7-10 Desember 2016 di Gelanggang Mahasiswa Unsyiah, Banda Aceh.

Unsyiah Gelar Kejuaraan Panjat Dinding se-Aceh
Ketua Panitia, Muhammad Ebigail [ LWCOT LEUSER/acehterkini.com ]

Ketua Panitia, Muhammad Ebigail mengatakan, event yang diberi nama Leuser Wall Climbing Open Tournament (LWCOT) ini akan mempertandingkan kelompok umum baik putra maupun putri dan umur putra dan putri. Tak kurang lebih dari 150 atlit telah memastikan ikut bertanding dalam kejuaraan yang memperebutkan belasan juta rupiah ini.

“Para atlit panjat tebing yang tergabung dalam  Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Aceh maupun klub dan kelompok pecinta alam akan turut ambil bagian dalam event ini,” ungkap Ebigail.

Ketua Umum UKM-PA LEUSER, Irda Agustina menambahkan, event tahunan ini merupakan rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 30 UKM-PA LEUSER.

Menurutnya, sebagai organisasi lingkungan dan bergiat di dunia olahraga alam bebas, UKM-PA LEUSER merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi mengembangkan olahraga panjat dinding di Aceh.

“UKM-PA LEUSER pernah mengirimkan atletnya mewakili Aceh dalam PON 1996 di jakarta dan merebut emas. Kala itu cabor panjat dinding itu baru pertama kali dipertandingkan di PON,” kisah Irda.

Irda mengharapkan, acara ini akan terus dilaksanakan setiap tahunnnya. Dengan harapan, dengan terlaksananya event ini d akan menumbuhkan para calon–calon atlit baru khususnya di bidang panjat dinding.

“Acara ini sekaligus ajang silahturahmi sesama pegiat olahraga alam bebas di Aceh,” tutur Irda.

Sementara itu, Wakil Rektor III Unsyiah, Dr.Ir. Alfiansyah Yulianur BC, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengharapkan UKM-PA LEUSER sebagai organisasi pencinta alam tertua di Aceh bisa menjadi pionir dalam perkembangan panjat tebing di Aceh.

“Kegiatan ini harus menjadi program tahunan, karena sangat bermanfaat untuk menumbuhkan minat dan bakat khususnya di bidang panjat tebing. Sehingga diharapkan para pemuda di Aceh bisa mengharumkan nama Aceh baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Alfian.

Kegiatan ini sendiri akan ditutup dengan penampilan grup band papan atas Aceh, Seuramoe Reggae  pada Sabtu malam, (10/12).[]

To Top