Sosial

Singapore Red Cross Janjikan S $ 50.000 Bantu Korban Gempa di Aceh

ACEHTERKINI.COM | Palang Merah Singapura (SRC) berjanji untuk siapkan dana senilai $ 50.000 bantuan tanggap bencana ke Indonesia setelah gempa 6,5 skala Richter melanda provinsi Aceh pada Rabu (7 Desember) pagi.

Singapore Red Cross Janjikan S $ 50.000 Bantu Korban Gempa di Aceh
Salah seorang korban sedang mendapatkan bantuan darurat bencana menggunakan mobil kepolisian setempat, Rabu, 7/12/2016 (ian/acehterkini.com)

“Dana ini ditujukan dalam upaya pencarian, penyelamatan dan pencarian korban oleh Palang Merah Indonesia.” hal ini disampaikan Palang Merah Indonesia (PMI), SRC dalam sebuah pernyataan resmi Kamis, 22/12/2016 melalui situs Reliefweb, “Singapore Red Cross commits S$50,000 to support Aceh disaster response efforts“.

PMI bekerja sama dengan lembaga-lembaga pemerintah Indonesia untuk memberikan bantuan kepada mereka yang terkena dampak bencana.

Gempa di Kabupaten Pidie Jaya menyebabkan sedikitnya 102 tewas, dengan lebih dari 3.200 orang mengungsi meninggalkan rumah karena takut gempa susulan yang akan meruntuhkan rumah-rumah mereka.

Sekjen SRC dan kepala eksekutif Benjamin William menggingkapkan bahwa “SRC sangat prihatin melihat kehancuran disebabkan oleh bencana”.

Dia menambahkan bahwa prioritas SRC adalah “untuk mendukung rekan-rekan kami di Indonesia dalam bentuk bantuan dana dan sumber daya yang cukup untuk upaya penyelamatan, evakuasi dan perawatan bagi korban sebanyak mungkin”.

SRC dan PMI telah bekerjasama dalam upaya tanggap bencana dan upaya pemulihan sejak tsunami Samudera Hindia pada tahun 2004 lalu.

Kali ini SRC tidak melakukan penggalangan dana publik secara resmi, namun bantuan dan sumbangan dapat disampaikan selama jam kantor di Red Cross House at 15 Penang Lane.

Secara terpisah, dua orang organisasi kemanusan dari organisasi kemanusaan NGO telah dikerahkan ke Aceh.

Tim dari Mercy Relief, sedang dalam perjalanan ke distrik Pidie Jaya untuk “memastikan kebutuhan mendesak dan mengkoordinasikan upaya bantuan bencana”, kata Mercy Relief dalam sebuah pernyataan resminya pada hari Kamis, 08/12/2016.

To Top