Ekonomi

Said Azhari Calon Kepala Daerah Terkaya di Abdya

ACEHTERKINI.COM | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) baru mengumumkan harta kekayaan 20 orang Kandidat Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang tergabung dalam 10 pasangan calon (Paslon) untuk maju dalam Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) tahun 2017 mendatang.

Bedasarkan surat KPK RI Nomor :B-9026/12/11/2016, tentang Pengumuman Laporan Harta Kekayaan Calon Kepala Daerah di Abdya yang ditembuskan kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) Abdya tertanggal 7 November 2016, dinyatakan bahwa Said Azhari merupakan calon kandidat terkaya yang memiliki harta kekayaan sebesar Rp.25.777.250.000.

Said Azhari Calon Kepala Daerah Terkaya di Abdya
Ketua KIP Abdya, Elfiza

Said Azhari merupakan Calon Wakil Bupati dari Zainal Aripin Yur yang juga memperoleh harta kekayaan kedua terbanyak yakni sebesar Rp.23.921.000.000.

Berikut jumlah harta kekayaan calon bupati yang dirilis KPK yaitu, Hasbi M Saleh dengan jumlah kekayaan Rp12.029.534.191, Erwanto Rp 5.497.967.582, Maidisal Diwa Rp 8.972.137.643, Said Syamsul Bahri Rp19.404.500.000, Akmal Ibrahim Rp 9.017.221.493, Junaidi Rp 1.275.000.000, Muazam Rp 1.627.500.000, Muhammad Qudusi Rp 1.836.000.000 dan Muchlis Muhdi Rp 1.261.400.000.

Sementara untuk calon Wakil Bupati, yakni, Muzakir pasangan dari Erwanto dengan jumlah harta kekayaan Rp 2.523.944.000. M Nafis pasangan dari Said Samsul Bahri memperoleh Rp 547.200.000. Ruslan pasangan dari Maidisal Diwa memiliki Rp 1.235.262.509. Teuku Alamsyah Yusfa pasangan dari Hasbi M Saleh memiliki Rp 810.000.000. Sementara Muslizar pasangan dari Akmal Ibrahim memiliki Rp 2.078.337.883. Hermansyah pasangan dari Muazam memiliki Rp 5.167.700.000. Hamdani pasangan dari Muhammad Qudusi Rp 1.000.000.000. Kemudian, Edwar Rahman pasangan dari Junaidi memiliki Rp 2.589.000.000 dan Hj Syamsinar pasangan dari Muchlis Muhdi hanya memiliki Rp 19.000.000.

Ketua KIP Abdya Elfiza SH MH, Kamis (15/12/2016) mengatakan, KPK telah mengumumkan harta kekayaan masing-masing kandidat di Abdya baik calon bupati maupun calon wakil bupati.

Dikatakan Elfiza, para kandidat menyerahkan harta kekayaannya kepada KPK secara lansung dan ada yang diantarkan pihak KIP sendiri. Mereka menyerahkan baik harta benda yang bergerak maupun yang tidak bergerak.

“Laporan itu, mereka kirimkan sebelum penetapan calon. Karena penyerahan laporan harta kekayaan merupakan salah satu syarat untuk maju sebagai calon kepala daerah,” tuturnya singkat. (Rizal)

To Top