Sosial

Masih Sedikit Umat Islam Yang Pahami Kitab Kuning

ACEHTERKINI.COM | Kitab-kitab yang berbahasa arab karya ulama-ulama terdahulu seolah hanya bicara soal ritual agama seperti,  sholat, puasa, zakat, haji serta hudud (hukum). Tapi realitasya kitab-kitab karya ulama-ulama tersebut berbicara semua hal dalam kehidupan.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Aceh Jaya, Tengku Maulidi saat membuka Musabaqah Qira’atil Kutub ke-2 Kabupaten Aceh Jaya di Dayah Darul Abrar Kecamatan Setia Bakti, Kamis (15/12/2016) malam.

Masih Sedikit Umat Islam Yang Pahami Kitab Kuning
Lomba Baca Kitab di Kabupaten Aceh Jaya

Ia mengatakan saat ini sedikit sekali di kalangan umat islam yang mampu membaca, apalagi untuk memahami isi kitab-kitab kuning.

Maulidi menjelaskan bahwa Sejalan dengan pesatnya perkembangan disiplin ilmu saat ini, telah memberi dampak dan pengaruh positif dan negatif antar bidang disiplin ilmu yang ada. Sehingga tanpa disadari, ternyata telah memberi pengaruh bagi para pelajar terhadap setiap bidang ilmu.

Melihat kondisi tersebut perlu adanya sebuah gebrakan penyadaran pada masyarakat melalui lomba baca kita atau Musabaqah Qira’atil Kutub.

Sementara itu Panitia Pelaksana Zulkifli mengatakan Musabaqah Qira’atil Kutub merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas santri dan masyarakat. Banyak ilmu atau pengetahuan terkait wawasan keislaman yang menjadi kajian kitab-kitab klasik berbahasa arab ini.

Peserta yang ikut dalam MQK Ke-2 berjumlah 146 orang dari seluruh dayah/pesantren yang ada dalam Kabupaten Aceh Jaya. [Arif]

To Top