Sosial

Mantan Bupati Bireuen Mustafa A Glanggang tampil sebagai Jurkam Amiruddin – Ridwan Khalid

ACEHTERKINI.COM | Kampanye terbatas pasangan Bupati dan wakil Bupati Bireuen Dr.H.Amiruddin Idris, SE.,M.Si dan Drs.H.Ridwan berlangsung di lapangan Cot Batee, Kecamatan Kuala,  Minggu (4/12/2016).

Dalam kesempatan itu Mantan Bupati Bireuen  Mustafa A Glanggang tampil sebagai juru kampanye (Jurkam) menyampaikan orasinya.

Dihadapan seribuan massa yang hadir tersebut, Mustafa A Glanggang menyebutkan, alasan dirinya mendukung pasangan Amiruddin – Ridwan Khalid pada Pilkada 2017, karena sudah sangat mengenal dengan sosok keduanya. Dan keduanya diyakini mampu bekerjasama dalam membuat kebijakan demi kepentingan rakyat

Dikatakannya, Dr.H.Amiruddin Idris, SE.,M.Si dan Drs.H.Ridwan Khalid adalah pasangan yang tepat untuk memimpin Kabupaten Bireuen lima tahun kedepan. Mengingat keduanya pernah berpengalaman di pemerintahan dan memilik track record bagus.

“Sejak awal terbentuknya Kabupaten Bireuen, saya Bupati dan Pak Amir Wakil Bupati serta Pak Ridwan Khalid ketua dewan. Jadi saya sangat tau dengan kemampuan keduanya dalam pemerintahan,” sebut Mustafa A. Glanggang.

Dikisahkannya, dulu (tahun 2002-2004) saat dirinya menjadi pimpinan daerah itu, taruhannya nyawa karena kondisi Aceh dalam konflik. Roda pemerintahan tidak bisa berjalan normal.

Meskipun keadaan konflik, dia bersama Amiruddin tetap mengutamakan kesejahteraan bagi pegawai pemerintah dan masyarakat umum.

Selama lima tahun memimpin Bireuen bersama Amiruddin Idris, katanya,  tidak sampai terjadi perpecahan ditengah jalan akibat kepentingan.

“Hubungan saya dengan pak Amir Alhamdulillah harmonis dari awal memimpin Bireuen sampai dengan sekarang, karena antara saya dan beliau tidak pernah beda pendapatan apalagi pendapat,” ungkapnya.

Dia juga memuji konsep mewujudkan kesejahteraan masyarakat, Amiruddin dan Ridwan Khalid tidak perlu diragukan lagi, karena keduanya adalah ahli bidang ekonomi.

Mustafa menyebutkan, jika berbicara pembangunan, maka harus berdasarkan data dan fakta. “Jangan sampai hanya membangun fisik saja dan mengabaikan persoalan kesejahteraan. Kewajiban  pimpinan itu mensejahterakan yang dipimpinnya,” katanya lagi.

Dalam pembangunan dari segala aspek, Bireuen harus menjadi contoh yang baik untuk kabupaten/kota lain di Aceh. Masyarakat Bireuen dinilai sangat kreatif oleh orang luar. “Sehingga kemajuan Bireuen menjadi contoh bagi masyarakat luar,” pungkasnya.

To Top