Peristiwa

Gara-Gara Parkir Kendaraan, Dua Tetangga Saling Pukul

ACEHTERKINI.COM | Ada-ada saja ulah kedua warga ini, hanya gara-gara persoalan parkir kendaraan saja, seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial ID warga Desa Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), terlibat aksi saling pukul dengan JS yang berprofesi sebagai petani juga merupakan warga setempat, pada Jum’at (30/12/2016) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Menurut informasi, kejadian itu berawal saat anak JS berinisial Pt (17) memarkirkan kendaraannya di belakang kios ID. Kemudian ID tidak menerima kalau kendaraan Pt diparkirkan pada lokasi itu. Dimana, kedua warga yang bertetangga ini telah sepakat tidak boleh menginjakkan kaki ditanah milik mereka masing-masing. Setelah luput dari pandangan, ternyata Pt justru memarkirkan kendaraan di lokasi ID. Akibatnya, ID memarahi Pt yang berujung pada perkelahian saling pukul antara ID dan ayah Pt yakni JS.

Gara-Gara Parkir Kendaraan, Dua Tetangga di Abdya Saling Pukul
Warga yang ribut diamankan di Mapolsek Kuala Batee, Abdya

Dengan kejadian itu, JS mengalami luka robek dibagian dahi sebelah kiri karena terkena pukulan benda tumpul, sementara ID memar dan lemban dibagian pipi sebelah kanan.

Aksi perkelahian antara ID dan JS sempat diselesaikan oleh pihak desa, akan tetapi sesaat kemudian datang keluarga dari JS yang berasal dari Kabupaten Nagan Raya, dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah itu. Namun justru terjadi keributan kedua  saat sedang dalam proses perdamaian berlansung.

Salah satu warga setempat yang dihubungi wartawan, mengatakan, meskipun kedatangan warga dari Nagan Raya itu menggunakan mobil yang beratribut Satgas Partai Aceh (PA), namun persoalan tersebut tidak ada kaitannya dengan politik.

 “Ini murni karena persoalan pertengkaran antara dua orang warga, dan saat ini sudah diselesaikan oleh pihak desa dengan membayar denda sesuai dengan adat di gampong ini, mereka dari Nagan Raya merupakan kerabat salah satu warga yang bertikai,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya itu.

Sementara itu, Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH melalui Kapolsek Kuala Batee, Iptu Amri Chaniago, Sabtu (31/12/2016) menjelaskan, kalau masalah tersebut sudah diselesaikan oleh pihak desa. Keributan ini dipicu karena persoalan kesalahpahaman antara dua orang warga saja.

“Kita hanya mengamankan kedua belah pihak agar jangan menciptakan keributan lagi, selanjutnya masalah tersebut sudah kita serahkan kepada pihak desa,” ujar Amri singkat. (Rizal)

To Top