Ekonomi

Alokasi DIPA Aceh 2017 Rp 46,7 Triliun

ACEHTERKINI.COM | Alokasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2017 untuk Provinsi Aceh berjumlah Rp.46,7 triliun. Anggaran tersebut mengalami penurunan dari tahun lalu yang berkisar 47,1 triliun.

Hal tersebut disebutkan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Aceh, Soedarmo saat menyerahkan DIPA Tahun 2017 kepada Satuan Kerja Pengelola Dana APBN, di Anjong Mon Mata, Sabtu (27/12/2016).

Alokasi DIPA Aceh 2017 Rp 46,7 Triliun
Penyerahan DIPA 2017

Penurunan tersebut terjadi pada alokasi untuk sumber dana dekonsentrasi, tugas pembantuan serta alokasi untuk kantor daerah yang berkisar Rp. 885,7 milyar. Sementara untuk Dana Desa mencapai Rp. 4,892 Triliun, meningkat hingga 21,72 persen dibanding tahun 2016 yang berkisar Rp. 3,829 Triliun.

Rincian dari DIPA 2017 dialokasikan pada pagu dekonsentrasi sebesar 308.080.554.000, untuk kantor daerah senilai Rp.6.884858.669.000, kantor pusat dengan Rp.4.074.812.404.000, tugas pembantuan Rp.406.150.510.000, transfer daerah dan yang terbesar untuk dana desa yaitu senilai Rp.35.038.130.594.000

“Hari ini secara simbolis saya surahkan dokumen DIPA. Saya minta kepada para bupati dan wali kota agar secepatnya menyerahkan DIPA kepada satuan kerja di daerah masing-masing,” ujar Soedarmo.

Soedarmo meminta agar  semua satuan kerja di daerah dan provinsi Aceh menggunakan DIPA sebagai dasar untuk mensinkronkan pelaksanaan anggaran, baik yang didanai APBN maupun dari APBK.  Ia meminta agar semua pelaksanaan kegiatan telah dimulai pada tahun sehingga memberi hasil yang lebih berkualitas, sekaligus mampu menstimulasi kegiatan ekonomi secara seimbang.

Selain itu, Soedarmo menyebutkan, di tahun 2017, ia menginginkan penganggaran disalurkan berdasarkan pada program yang prioritas bukan pada fungsi atau pembagian dana secara merata.

“Berikan nominal besar (anggaran) pada yang prioritas sehingga bisa bermanfaat bagi kepentingan masyarakat,” kata Soedarmo. [Red]

To Top