Lingkungan

Aceh Memasuki Puncak Musim Hujan, Waspada Banjir

ACEHTERKINI.COM | Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh mengeluarkan peringatan dini potensi curah hujan lebat dan petir yang melanda beberapa kabupaten/kota di Aceh.

Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Blang Bintang, Zakaria, mengatakan wilayah Aceh sudah memasuki puncak musim hujan. Dia juga mengingatkan masyarakat agar waspada potensi banjir, terutama penduduk di daerah aliran sungai (DAS).

Aceh Memasuki Puncak Musim Hujan, Waspada Banjir
Ilustrasi. Foto: MI/Amiruddin Abdullah Reubee [ Disediakan oleh Metrotvnews.com, Banda Aceh ]

Sejumlah wilayah yang berpeluang diguyur hujan dan petir yaitu Banda Aceh, Aceh Besar, Sigli, Meulaboh, Takengon, Simpang tiga Redelong, Blangpidie, Blangkejeren, Langsa, Subussalam, dan sekitarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Sigli, Apriadi, mengatakan pihaknya sudah memperingati warga agar waspada potensi banjir.  Dia menyebutkan ada tiga wilayah rawan banjir di Kabupaten Sigli, yaitu kecamatan Tangse, Kecamatan Mane,  dan kecamatan Geumpang.

“Kita juga sudah mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang bisa berdampak banjir,” ujar Apriadi.

Sementara itu, wilayah lainnya yang menjadi langganan banjir adalah Aceh Utara. Humas Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Teungku Nadirsyah, mengatakan, untuk menanggulangi banjir tahunan ini, pihaknya sudah membangun waduk untuk menampung debit air.

Waduk itu, selain untuk mengatasi banjir, juga dipakai sebagai irigasi pertanian. “Saat ini Aceh Utara berstatus waspada banjir,” kata Nadirsyah.

Pemkab Aceh Utara juga berkoordinasi dengan BPBD dan Tagana untuk bersiaga di lokasi rawan banjir. Sosialisasi terkait cuaca ekstrem juga sudah dilakukan.

Setidaknya ada 10 kecamatan rawan banjir di Aceh Utara, yaitu Kecamatan Langkahan, Baktiya, Paya Bakong, Pirak Timu, Matangkuli, Tanah Luas, Nisam, Banda Baro, Geureudong Pase, dan Lhoksukon. [ Disediakan oleh Metrotvnews.com, Banda Aceh ]

To Top