Peristiwa

Warga Resah, Hujan dan Angin Kencang Landa Abdya

ACEHTERKINI.COM | Hujan deras disertai angin kencang dalam sepekan ini terus melanda wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan sekitarnya. Dengan kondisi itu, banyak warga yang resah, terutama bagi warga yang tinggal dipesisir pantai, pinggir sungai dan yang berada dilokasi areal pergunungan bahkan juga terhadap warga yang tinggal dikelilingi pohon-pohon besar.

Warga resah dengan kondisi cuaca saat ini, terkadang datang angin kencang dengan tiba-tiba dan  hujan juga tidak menentu.

Warga Resah, Hujan dan Angin Kencang Landa Abdya
Ilustrasi

“Banjir tak hanya datang dari dalam sungai saja, bahkan jika saluran penuh, maka air juga akan melimpah kehalaman rumah,” kata Iwan warga Desa Geulumpang, Tangan-Tangan, Selasa (8/11/2016).

Hal senada juga disampaikan Sandiman, warga Desa Panton Makmur, Kecamatan Manggeng. Dimana, jika hujan terus mengguyur dalam waktu lama, maka sawah petani yang akan ditanami padi akan kebanjiran dan menggenangi sawah. Sehingga cukup sulit petani untuk menanam padi.

“Lokasi tempat kami bercocok tanam ini rawan sekali terjadi luapan air, apabila hujan deras mengguyur, maka air dalam saluran akan menggenangi setiap petakan sawah. Maka untuk menanam padi terpaksa tunggu air itu surut,” katanya kepada wartawan dilokasi areal persawahan Paya Laot, Desa Lhueng Baro, Kecamatan Manggeng.

Diperkirakan ada puluhan titik yang masuk dalam kategori daerah rawan banjir luapan, seperti di Kecamatan Babahrot yang meliputi Desa Ie Mirah, Pante Rakyat, Gunung Samarinda. Kecamatan Kuala Batee hanya mencakup satu wilayah yaitu Desa Blang Makmur dan di Kecamatan Jeumpa meliputi Desa Kuta Jeumpa, Cot Mane serta Ikue Lhueng.

Untuk Kecamatan Susoh terutama di Desa Pulau Kayu, Ujung Padang, Pawoh, Padang Baru dan Rubek Meupayong. Di Kecamatan Blangpidie yang merupakan ibu kota kabupaten juga tidak luput dari ancaman banjir luapan, seperti di kawasan Desa Alue Mangota, Cot Jirat, Lhueng Asan dan Keude Paya.

Di Kecamatan Setia terdapat tiga desa yang menjadi langganan banjir diantaranya Desa Alue Dama, Ujung Tanah dan Cinta Makmur. Selanjutnya di Kecamatan Tangan-Tangan meliputi Desa Masjid, Pante Geulumpang, Padang Kawa, Blang Padang, Drien Jaloe dan Suak Labu.

Sementara di Kecamatan Manggeng meliputi kawasan Desa Keudai, Tengah, Padang, Tokoh, Blang Manggeng, Sejahtera, Pante Raja, Pante Pirak, perbatasan Desa Lhueng Baroe dan Panton Makmur serta Padang Baroe. Terakhir di Kecamatan Lembah Sabil yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Aceh Selatan mencakup kawasan Desa Meurandeh, Alue Rambot, Ujung Tanah, Kuta Paya dan Geulanggang Batee.

Sekretaris BPBK Abdya, Muddasir, mengatakan, meski hujan deras terus melanda wilayah Abdya, akan tetapi belum ada laporan terjadi banjir yang diterima pihaknya. Akan tetapi pihaknya terus melakukan pemantau terhadap titik yang dianggap rawan terjadi banjir.

“Kita akan terus melakukan pemantauan kesejumlah titik rawan banjir,”katanya singkat.(Rizal)

To Top