Hukum

PT Putuskan Banding Kasus CBN, JPU Abdya Ajukan Kasasi

ACEHTERKINI.COM | Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh, telah memutuskan hukuman penjara 6 tahun untuk Budijono dan 6 tahun untuk Sukimin, terdakwa kasus korupsi pengadaan cadangan benih nasional (CBN) kedelai di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang merugikan negara Rp.6,4 miliar.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejaksaan Negeri (Kejari) Abdya, sebelumnya telah mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tipikor, Banda Aceh. Banding tersebut berdasarkan hasil putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Banda Aceh, yang telah memutuskan hukuman penjara 4 tahun untuk Budijono dan 6 tahun untuk Sukimin.

Hasil banding tersebut, Pengadilan Tinggi telah memutuskan terdakwa Budijono (mantan Manager Pemasaran PT Pertani (Persero), Cabang Aceh) terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman pidana 6 tahun penjara, denda Rp.400 juta subsider 2 bulan kurungan, yang tertuang dalam amar putusan nomor 23/Pid.Tipikor/2016/PT Bna.

Sementara itu, putusan yang sama juga dijatuhi kepada Sukimin (mantan Kasie Proyek Pemerintah, pada PT Pertani (Persero), Cabang Aceh), dalam amar putusan nomor 24/Pid.Tipikor/2016/PT Bna, terdakwa dijatuhi hukuman pidana selama 6 tahun penjara, denda Rp 400 juta, subsider 2 bulan. Kepada terdakwa diperintahkan untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 256.004.450,-.

Kajari Abdya, Abdur Kadir SH MH, melalui Kasie Pidsus Irfan Hasyri HDL SH, diruang kerjanya kepada wartawan, Selasa (15/11/2016) mengatakan, hasil putusan banding itu diterima pihaknya pada tanggal 11 November 2016 lalu. Sementara kalau untuk proses sidangnya sudah digelar di Pengadilan Tinggi pada tanggal 2 Nevember 2016.

Meskipun putusan hasil banding itu sudah keluar, akan tetapi JPU dalam beberapa hari ini akan mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung (MA) dengan tuntutan masing-masing terdakwa 10 tahun penjara dan denda 6 miliar lebih.

“Banding yang kita ajukan kemaren, masih jauh dari yang seharusnya. Untuk itu, kita ajukan Kasasi ke MA,”demikian singkatnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Budijono, mantan Kepala PT Pertani (Persero) Cabang Pemasaran Aceh dan Sukimin, mantan Kasie Proyek Pemerintah Pada PT Pertani (Persero), merupakan dua terdakwa utama dalam kasus pengadaan CBN tahun 2011 lalu di Abdya, yang merugikan negara berdasarkan hasil audit BPKP nomor: SR-1979/PW01/5/2015 tanggal 01 September 2015 hingga Rp 6,4 miliar lebih.(Rizal)

To Top