Sosial

Profil Plt Gubernur Aceh, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo

ACEHTERKINI.COM | Mayjen TNI (Purn) Soedarmo resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh setelah dilantik oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo pada Kamis, 27 Oktober 2016. Pria kelahiran Tulung Agung, Jawa Timur 28 September 1956 itu dipercaya untuk menjalankan tugasnya sebagai Plt Gubernur Aceh dari mulai 28 Oktober 2016 hingga 11 Febuari 2017.

Profil Plt Gubernur Aceh, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo
Mayjen TNI (Purn) Soedarmo

Karirnya di dunia pemerintahan bermula sejak menjabat sebagai Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri pada pertengahan 2015 lalu. Sebelum mengisi jabatan tersebut Soedarmo beralih status menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Perwira Tinggi TNI Angkatan Darat dengan jabatan terakhir sebagai Staf Ahli bidang Ideologi dan Politik, Badan Intelijen Negara.

Pria lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1983 itu mempunyai pengalaman luas di bidang pertahanan dan intelijen. Ia tercatat pernah berdinas di Pusat Intelijen Angkatan Darat (Pusintelad) dan menjalankan tugas operasi pertahanan di Dili, Timor Timur dan Irian Jaya bersama Gatot Nurmantyo, yang sekarang menjabat sebagai Panglima TNI.

Ayah dari dua orang putra dan dua putri tersebut kemudian berkiprah di luar negeri sebagai Atase Pertahanan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura dari tahun 1995 hingga 1998, dan Staf Bidang Hukum dan Keamanan KBRI Malaysia dan Atase Pertahan di KBRI Bangkok, Thailand dari tahun 2003 hinga 2006.

Setelah bertugas di berbagai negara dalam bidang pertahanan dan keamanan, Soedarmo kemudian bergabung dengan BIN dengan posisi sebagai Direktur Sumatera dan Kalimantan Deputi II BIN sebelum kemudian dilantik sebagai Kepala BIN Daerah (Kabinda) Kalimantan Timur pada 6 Maret 2012, dan Staf Ahli Bidang Ideologi dan Politik BIN pada 15 September 2014.

Terhitung sejak 26 Juni 2015, suami dari Ida Yuliati Soedarmo itu mengakhirinya karirnya di BIN dan TNI setelah mendapat kepercayaan untuk mengisi jabatan sebagai Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri. Belum genap setahun menjabat di Kementerian Dalam Negeri, Soedarmo mendapat apresiasi dari berbagai pihak terhadap kinerjanya, terutama menyangkut dengan keberhasilan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 269 daerah di Indonesia pada 9 Desember 2015 silam.

Sebagai seorang dengan latar belakang pendidikan militer, Soedarmo selalu menjalankan tugasnya dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali. Dalam menjalankan tugasnya sebagai Plt Gubernur Aceh, Soedarmo berulang kali mengingatkan para pegawai di lingkungan Pemerintah Aceh untuk menjalankan tugasnya dengan disiplin dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Sosoknya yang tegas diharapkan mampu meningkatkan prestasi dan kinerja Pemerintah Aceh walaupun dalam waktu jabatan yang singkat.

To Top