Sosial

Kampanye Dialogis AZAN di Aceh Barat Tekankan Sektor Pertanian, Transportasi dan Bantuan Rumah

ACEHTERKINI.COM | Dalam kampanye dialogis tersebut, masyarakat setempat aktif dalam melakukan tanya jawab dengan Zaini Abdullah. Tarmizi, warga Ujoeng Tanduk, menanyakan bagaimana nasib pertanian di Aceh Barat ketika AZAN terpilih. Hal itu katanya, melihat Aceh Barat kurang lebih sebanyak 65 persen penduduknya adalah petani.

Kampanye Dialogis AZAN di Aceh Barat Tekankan Sektor Pertanian, Transportasi dan Bantuan Rumah
[ Foto: Dok. acehterkini.com ]

Dan Tarmizi juga bertanya bagaimana dengan program bantuan pembangunan rumah di Aceh Barat, karena katanya pasca konflik dan tsunami Aceh banyak masyarakat yang rumah-rumahnya tidak ada.
Jawab Zaini Abdullah:

Pasangan saya dikenal dari kebijakannya terhadap pertanian yang sangat bagus. Dia ahli dalam bidang pertanian tersebut, saya yakin ada ide-ide program yang bagus dari Pak Nas—sapaan Nasaruddin nanti. Kita tahu SDA Aceh sangat melimpah, tanah sawah kita sangat banyak, tapi saya selalu bertanya kenapa tanah sawah didirikan rumah, padahal masih banyak tanah-tanah lain, ini yang salah, tidak boleh seperti itu. Selama ini kita juga sudah melakukan pembukaan sawah-sawah baru, dan juga diikuti dengan perbaikan daripada irigasi, karena kalau irigasi tidak bagus ini sama saja.

Zaini juga menyebutkan program bantuan rumah ini sudah dilakukan selama ini, sudah sebanyak 150 ribu sudah dibangun semua, dan program ini akan saya lanjutkan. Bahkan sekarang kata Zaini ada juga program bedah rumah dari pemerintah pusat, yang berkisaran 10 sampai 11 juta per rumah, dan itu enam kabupaten sudah kita dapatkan dari bantuan itu.

Sementara itu, Bustaman warga Panton Reu menanyakan bagaimana dengan nasib trowongan Geurute, melihat di area tersebut kerap terjadi longsor, maka itu akan menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Jawab Zaini Abdullah:

Saya waktu itu sudah berjumpa dengan presiden, dan saya mendapatkan repons yang sangat bagus. Kata Presiden, segera. Maka saya dan meteri terkaitpun sudah melihat ke lokasi, kita sudah tanda tangan akan kita buat trowongan sepanjang 1,7 kilometer. Kalau ini tidak ditindak lanjuti oleh presiden, saya juga sudah berjumpa Dinas Pekerjaan Umum, kita akan cari anggaran untuk Gunung Paro kita buat Fly over atau trowongan dua buah yaitu di gunung paro dan kulu.

Kata Zaini, Gunung Kulu dan Paro itu memang sangat bahaya, itu sering terjadi longsor, kita sudah fikirkan itu. Namun ketika ada terjadi apa-apa di daerah itu mudah-mudahan jangan, kita ada jalan alternative yang bisa kita gunakan yaitu jalan Janto-Lamno yang hampir selesai. Itu merupakan bantuan menteri pertahanan.

Dalam pertemuan itu, Zaini Abdullah juga menegaskan agar pilkada di Aceh ini berlangsung damai. Kata Zaini, ‘menyoe loen kira-kira hana betoi bek pileh loen, hana peu, tapi kalau kira-kira neu kaloen loen betoi, meudesya ciet kalau hana pileh loen, karena peu-peu nepubut karena Allah’ (Kalau lihat saya kira-kira tidak baik, jangan pilih saya, tidak apa-apa, tapi kalau melihat saya benar maka berdosa juga kalau tidak pilih saya, karena apapun yang kita buat karena Allah).

To Top