internasional

Jutaan Demonstran Turun Ke Jalan Di Amerika Memprotes Terpilihnya Trump

ACEHTERKINI.COM | Sebagai pemenang dalam Pilpres Amerika besok Presiden AS terpilih akan mengunjungi Gedung Putih besok untuk menerima ucapan selamat dari seluruh pemimpin dunia.

Jutaan Demonstran Turun Ke Jalan Di Amerika Memprotes Terpilihnya Trump

Donald Trump telah membuat kejutan dengan memenangkan pemilihan presiden Amerika dengan mengalahkan rivalnya Hillary Clinton.

Clinton memimpin perolehan suara di hari pertama pemilihan berdasarkan suatu jajak pendapat, namun keyakinannya untuk menjadi presiden perempuan pertama di Amerika pupus, karena akhirnya Trump mengunggulinya dalam perolehan suara.

Trump akan mengunjungi presiden Barack Obama di Gedung Putih untuk menerima ucapan selamat dari para pemimpin dunia termasuk dari Presiden Rusia Vladimir Putin.

Namun kemenangan Trump ternyata membuat banyak orang marah dan turun ke jalan melakukan unjuk rasa memprotes terpilihnya Trump. Mereka berteriak yel-yel dengan berkata “Not our president!”

Kerusuhan dilaporkan terjadi di sejumlah kota di California, paska perhitungan suara pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS). Massa anti-Donald Trump dilaporkan turun ke jalan dan melakukan tindakan vandalisme.

Di Oakland massa dilaporkan membakar sebuah boneka dengan wajah Trump, menghancurkan jendela sejumlah toko, dan membakar ban di pusat kota tersebut.

Selain di Oakland, kerusuhan juga terjadi di Berkeley. Mahasiswa di University of California memboklir jalan-jalan di kota tersebut. Para mahasiswa itu juga meneriakan slogan-slogan anti-Trump.

Satu orang dilaporkan cidera dalam kerusahan tersebut. Korban diketahui adalah salah seorang massa demonstran. Menurut saksi mata, korban ditabrak oleh seorang pengemudi yang kesal, setelah massa melakukan penutupan jalan.

California sendiri diketahui merupakan basis dari Partai Demokrat. Dalam pengumuman hasil pilpres, capres Partai Demokrat Hillary Clinton kalah cukup telak dari Trump. Dari perhitungan sementara, Trump unggul 58 suara electoral dari Hillary.

To Top