Sosial

Jubir Azan: Kesetaraan di Mata Hukum Salah Satu Menjaga Demokrasi

ACEHTERKINI.COM | Juru Bicara Tim Pasangan Calon Gubernur Aceh AZAN, Fauzan Febriansyah mengatakan yang membuat politisi, rakyat, kandidiat pilkada, partai politik itu setara adalah di depan hukum. Hal itu dikatakan Fauzan saat konferensi pers usai laporan mereka terhadap tindakan Adi Laweung ditolak oleh SPKT Polda Aceh, Jumat (187/11).

Jubir Azan: Kesetaraan di Mata Hukum Salah Satu Menjaga Demokrasi
Fauzan saat konferensi pers usai laporan mereka terhadap tindakan Adi Laweung ditolak oleh SPKT Polda Aceh, Jumat (187/11).

“Bagi kita yang membuat kita, politisi, rakyat Aceh, para peserta pilkada, itu sama adalah kesetaraan hukum, keadilan di depan hukum dan penegakan hukum yang pasti,” kata Fauzan Febriansyah.

Dikatakan Fauzan, hari ini begitu banyak kasus yang banyak juga tidak bisa diungkapkan, tidak bisa ditangkap dan tidak diberi hukuman. Melaporkan Adi Laweung ke Polda Aceh, menjadi salah satu alasan mereka untuk mengindari ada keterualangan yang pernah terjadi sebelumnya sebelum aksi Adi Laweung.

“Kalau kita biarkan terus menerus terjadi pemukulan, kekerasan , hal seperti ini menurut kita sangat menggangu demokrasi di Aceh. Komitmen Tim Azan adalah pilkada damai. Selaras dengan dengan semua kandidat, selaras dengan Kapolda, Pangdam, Plt Gubernur Aceh, selaras semua,” kata Fauzan.

Fauzan menjelaskan, Adi Laweung dilaporkan dalam ranah dua bagian. Pertama dalam unsur pencemaran nama baik dan perbuatan yang tidak menyenangkan, oleh Zaini Abdullah secara pribadi ke Polda Aceh, kedua laporan terkait ujaran kebencian ke Panwaslih.

“Ujaran kebecian itu kita serahkan ke panwaslih, saat itu adi laweung berbicara atas nama partai aceh, tapi tiap-tiap orang kan sama kedudukan di depan hukum. Kita sudah pilah-pilah pasal-pasal mana saja, kami wakilin pak zaini yang tidak bisa hadir, kami wakilin berdasarkan surat kuasa kami ini merupakan kuasa khususnya. Dan kuasa kepada pada 10 advokat ini,” kata Fauzan. []

To Top