Sosial

FAH UIN Ar Raniry Gelar Rakor

ACEHTERKINI.COM | Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk penyusunan program kerja dan anggaran fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh tahun 2018 di Lantai II, Aula Pascasarjana kampus UIN Ar-Raniry.

FAH UIN AR-RANIRY Gelar Rakor
[ Foto: Dok. acehterkini.com ]

Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) yang mengangkat tema ‘Optimalisasi Integritas Komitmen ASN di Lingkungan Fakultas Adab dan Humaniora’ berlangsung selama 2 hari, 09-10 Nopember 2016 dengan menghadirkan Kepala Biro AUPK UIN Ar-Raniry, Drs.Junaidi Rasda dan Kasubbag pelaksanaan anggaran dan perbendaharaan , Jakfar, A.Md.

Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Syarifuddin, MA.,Ph.D dalam sambutannya berharap hasil rapat koordinasi yang dibahas pada kesempatan ini akan menjadi acuan untuk program kerja tahun 2018.

Ia berharap kegiatan yang diusulkan tepat sasaran dan tidak berorientasi pada kesejahteraan tetapi berorientasi pada pengembangan mahasiswa dan dosen.

“Ini menjadi sebuah persoalan ketika kita terjebal dengan persoalan individualitas, persoalan popularitas dan kepentingan individu kita akan jalan ditempat”,katanya saat memberi arahan dan sambutan pada pembukaan rakor, Rabu (9/11/2016) sore di Aula FAH.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Nurhayati Ali Hasan,M.LIS dalam laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan Rapat Koordinasi Fakultas Adab dan Humaniora yang dilaksanakan dalam 2 hari diawali dengan penyampaian materi oleh Dekan,Kepala Biro AUPK UIN Ar-Raniry, dan Kasubbag pelaksanaan anggaran dan perbendaharaan, selanjutnya presentasi program kerja dari setiap pimpinan fakultas, prodi serta unit-unit pendukung di Fakultas Adab dan Humaniora.

“Kita mengawali dengan penyampaian materi, setelah itu dilanjutkan dengan presentasi program kerja dari setiap pimpinan fakultas dan prodi serta unit-unit kerja lainnya”, kata Nurhayati yang juga sebagai wakil dekan II FAH.

Dalam kesempatan tersebut, Drs.Junaidi Rasda dalam pemaparannya mengatakan untuk sekarang ini penyusunan anggaran belum optimal, tidak berdasarkan kebutuhan dan cenderung hanya sekedar untuk mendapatkan jatah.
‘Dalam penyusunan anggaran harus mempertimbangkan efektivitas dan efesiensi, demokratis, transparan, realistis dan praktis”,katanya

Ia menjelaskan rencana kerja merupakan proses yang penting dan harus dilaksanakan oleh intansi agar tujuan dan sasaran yang ditetapkan dalam renstra dapat diikuti dan dipantau pencapaiannya.
“Perencanaan kerja merupakan salah satu komponen Sistim Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP)”,jelasnya

To Top