Lingkungan

Basuki Hadimuljono Pembangunan Fly Over Simpang Surabaya di Kota Banda Aceh Selesai November

ACEHTERKINI.COM | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menilai progres Proyek Pembangunan Fly Over Simpang Surabaya di Kota Banda Aceh sejauh ini sesuai dengan target dan akan rampung pada November 2017. Untuk mempercepat penyelesaian proyek tersebut, ia meminta agar pembebasan lahan yang masih tersisa bisa segera diselesaikan.

“Saat ini sudah 47 persen, jadi masih on schedule. Hanya masih ada beberapa bidang tanah yang belum sepakat tapi sudah dalam proses pengadilan,” ujar Menteri Basuki saat meninjau proyek tersebut di Banda Aceh, Kamis (24/11).

Basuki Hadimuljono Pembangunan Fly Over Simpang Surabaya di Kota Banda Aceh Selesai November
[ Foto Dok. acehterkini.com ]

Pada kesempatan itu ia meminta kontraktor untuk memperhatikan keselamatan, dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan kerja. Terlebih proyek tersebut berada di tengah perkotaan.

“K3 dan SHE yaitu Safety, Health and Environment harus terus diingatkan. Apalagi pekerjaan di perkotaan seperti ini, ada pipa melenceng sedikit bisa terkena orang. Jadi safety-nya harus diperhatikan benar,” pesannya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Direktur Jenderal Cipta Karya Sri Hartoyo, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional I (BPJN I) Banda Aceh Fathurrahman dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S.Atmawidjaja.

Kepala BPJN I Banda Aceh Fathurrahman menyatakan pembangunan Fly Over Simpang Surabaya sepanjang 881 meter itu, bertujuan untuk mengurai kemacetan lalu lintas yang keluar masuk kota Banda Aceh di jalur lintas timur Provinsi Aceh. Disamping itu menjadi penghubung dengan Pelabuhan Malahayati yang merupakan wilayah pengembangan strategis.

“Fly over posisinya adalah posisi paling strategis dari lintas Timur masuk kota Banda Aceh juga lintas Timur menuju keluar Aceh ke arah Sigli, Loksumawe, Medan,” ujarnya.

Underpass Beurawe

Selain membangun fly over, masih dalam satu paket pekerjaan yang sama, juga dibangun Underpass Beurawe. “Panjang underpass sekitar 200 meter dalam satu paket kontrak jadi ada Fly Over ada Underpassnya di seberang sungai,” tambah Fathurrahman.

Pekerjaan paket pembangunan Fly Over Simpang Surabaya ditangani oleh  kontraktor Jaya Konstruksi-Brantas Abipraya KSO dengan nilai kontrak Rp. 250 miliar. Masa pelaksanaan kontrak selama 710 hari kerja mulai dari 21 Desember 2015 sampai 29 November 2017. (jay)

To Top