Peristiwa

Banjir Aceh Jaya, Pencari Kayu Alim Hilang

ACEHTERKINI.COM | Banjir Bandang yang terjadi di Kecamatan Darul Hikmah Senin,(7/11/2016) lalu mengakibatkan Marno (40) Warga Kuala Simpang hilang terbawa arus di Pucok Masen. Korban hingga kini belum di temukan.

Banjir Aceh Jaya,  Pencari Kayu Alim Hilang
Tim SAR dan anggota keamanan setempat di lokasi kejadian [ Foto: acehterkini.com ]

Menurut Keterangan dari rekan korban yang selamat, sekitar pukul 10 Malam pada hari Senin, mereka berempat yaitu Marno (40) warga Kuala simpang, Kardi (37) warga kuala simpang, Hengki (25) Warga Riau dan Deri (25) Warga Riau berangkat ke Pucok Masen atau yang sering di sebut dengan Lhok Duku guna mencari kayu alim. Sampai mereka di Pucok masen mereka menginap dipinggir sungai dan mendengar suara air yang turun dari gunung.

Air tiba-tiba mulai tinggi dan mereka berempat memanjat pohon beringin, karena arus sangat tajam dan terus naik mengakibatkan pohon yang mereka naiki tumbang dan mereka berpencar.

“airnya sangat tajam kayak tsunami” ungkap Hengki, salah seorang rekan korban yang selamat.

Sementara itu tiga rekan korban yaitu Kardi (37), Hengki (25), dan Deri (25) sempat mengambil kayu besar, sehingga mereka selamat sementara Marno (40) hilang terbawa arus hingga kini belum ditemukan.

Sementara itu, Camat Darul Hikmah Drh. Nuri Asirri kepada acehterkini, Kamis, 10/11/2016 membenarkan adanya kejadian orang hanyut di Pucok masen. “korban hingga saat ini masih dilakukan pencarian oleh Pihak TNI, TIM SAR dan warga setempat,” ujarnya.

Nuri menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pencarian selama dua hari namun sampai saat ini belum di temukan.

“sulit kita temukan karena air sungai sekarang sangat keruh, seperti kopi susu, ” katanya.

Nuri menjelaskan bahwa sampai saat ini korban yang selamat sudah kembali ke Desa Masen dan ditampung oleh warga bernama Ubaidillah. (Arif)

To Top