Politik

Partai Gerindra di Abdya Serius Menangkan Erwanto – Muzakir

ACEHTERKINI.COM | Ketua Harian DPD Partai Gerindra Aceh Safaruddin SSos, dengan tegas menyatakan Partai Gerinda serius untuk memenangkan Erwanto-Muzakir yang diusung melalui Partai Aceh (PA) sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati untuk maju dalam Pilkada tahun 2017 mendatang.

Penegasan itu disampaikan Safaruddin dalam acara pertemuan para tokoh masyarakat dan pemuda se Kecamatan Lembah Sabil dan Manggeng atau biasa disingkat dengan sebutan Manggeng Raya di Kediaman Erwanto, tepatnya di Desa Padang, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Sabtu (29/10/2016) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Partai Gerindra di Abdya Serius Menangkan Erwanto - Muzakir
Ketua Harian DPD Partai Gerindra Aceh, Safaruddin Ssos membakar semangat masyarakat Manggeng Raya untuk memenangkan Erwanto-Muzakir sebagai Bupati dan Wakil Bupati Abdya, Sabtu malam.

Ditengah ribuan pendukung Erwanto-Muzakir, Safaruddin menyatakan komitmennya untuk memenangkan H Muzakir Manaf-TA Khalid sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, kemudian juga memenangkan Erwanto-Muzakir sebagai Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Abdya.

“Partai Gerindra Abdya sepenuhnya mendukung calon dari PA, yakni pasangan Erwanto-Muzakir sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati untuk Abdya kedepan,” kata Safaruddin yang juga selaku Ketua Tim Pemenangan Muzakir Manaf-TA Khalid dari Partai Gerindra.

Selama ini, lanjut Safaruddin, banyak informasi bahwa pengurus Partai Gerindra di Abdya tidak mendukung calon dari PA, akan tetapi hanya memberikan partai saja.

“Malam ini saya tegaskan sekali lagi, bahwa hilangkan keraguan itu, yakin dan percayalah bahwa Partai Gerindra di Abdya beserta pengurusnya tidak mendukung kandidat lain, melainkan mendukung pasangan Erwanto-Muzakir atau disingkat dengan Berzikir,” ujarnya.

Disamping itu, Safaruddin sedikit mengupas tentang sejarah panjang lahirnya PA yang dilandasi dengan perjuangan sejak masa konflik hingga damai. Dimana, konflik berkepanjangan telah banyak memakan korban yang membuat pertumpahan darah di bumi seramoe mekkah ini. Setelah becana Tsunami tahun 2004 meluluhlantakan Aceh, hingga kesepakatan damaipun ditempuh oleh para petinggi GAM dan Pemerintah RI di Helsingki pada saat itu.

“MoU Helsinki ditandatangani antara GAM dan Pemerintah RI, maka lahirlah partai lokal di Provinsi Aceh yakni Partai Aceh. Untuk itu mari sama-sama kita menangkan PA, baik di Provinsi maupun di Kabupaten,” sambungnya.

Alasan kenapa PA harus dimenangkan, tambah Safaruddin, ketika PA tidak ada lagi dibumi Aceh maka keistimewaan untuk Aceh akan hilang. Jalan satu-satunya untuk mensejahterakan masyarakat Aceh yakni dengan mendukung dan memenangkan kandidat yang diusung PA.

Bila dilihat perjalanan PA di Abdya, pada tahun 2009 Pemilihan Legislatif (Pileg), PA mendapat 9 kursi. Kemudian pada Pilkada 2012, PA menang untuk menuju Abdya Satu, dan pada Pileg 2014, PA mendapat 21 ribu suara dengan 7 kursi anggota DPRK.

“Ini menunjukkan bahwa PA masih memiliki suara terbanyak di Abdya,” demikian tutur Safaruddin sembari membakar semangat para pendukung Erwanto-Muzakir di Abdya.

Amatan dilokasi acara, Erwanto duduk ditengah ribuan pendukungnya yang juga turut dihadiri salah satu anggota DPRA dari PA, Tgk Khalidi, Ketua Partai Gerindra Abdya Zulkarnain, tokoh masyarakat Manggeng Raya, T H Burhanuddin Sampe dan Drs H Ridwan Adami MM dengan menyaksikan orasi politik yang disampaikan Ketua Harian DPD Partai Gerindra Aceh Safaruddin Ssos. (Rizal).

To Top