Peristiwa

Cuaca Buruk, Abrasi Sepanjang Pantai Abdya Makin Meluas

ACEHTERKINI.COM | Abrasi sepanjang pantai di Aceh Barat Daya (Abdya) semakin meluas. Akibatnya, sejumlah pondok yang menyajikan berbagai aneka minuman dan makanan hanyut dan hancur diterjang ombak yang mencapai 3 meter. Bukan itu saja, sejumlah pohon cemara juga tumbang.

Pada awal September 2016 lalu, ombak besar juga merusak belasan pondok-pondok wisata dan menumbangkan puluhan pohon cemara. Sekarang kejadian serupa kembali terulang, dengan kondisi yang semakin parah.

Cuaca Buruk, Abrasi Sepanjang Pantai Aceh Barat Daya Makin Meluas
Abrasi semakin meluas di sepanjang Pantai Aceh Barat Daya

“Hujan disertai angin kencang telah membuat ombak kian mengganas dan menghantam sejumlah pondok warung kami,” kata Karni pedagang di kawasan Pantai Jilbab, Kecamatan Susoh, Abdya kepada wartawan Selasa (18/10/2016).

Sebelumnya, pihak Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) telah membuat tanggul darurat dari karung yang berisi pasir. Akan tetapi tanggul yang dibangun itu hanya menggunakan pancang pokok bambu sehingga tidaklah menjadi solusi untuk mengamankan bibir pantai di Pantai Jilbab.

Karni mengaku, pedagang saat ini mengalami kerugian puluhan juta rupiah lantaran pondok dan warung banyak yang rusak, termasuk lokasi bermain anak-anak yang dirancang seadanya oleh pemilik warung juga tidak luput dari hantaman ombak.

Terkait hal itu, Kepala BPBK Abdya, Amiruddin yang dihubungi terpisah, mengatakan, solusi untuk mengatasi hal itu harus dilakukan pembangunan tanggul pemecah ombak dari batu gajah. Untuk sementara BPBK Abdya hanya bisa melakukan penanggulangan secara darurat, yaitu dengan menambah jumlah karung pasir sekitar 100 buah yang selanjutnya disusun dibibir pantai sebagai penahan ombak.

“Kita sudah usulkan untuk pemecah ombak dari batu gajah itu, kalau menganai realisasinya, belum ada kejelasan,”tuturnya.

Amiruddin mengingatkan para nelayan, warga serta para pedagang yang beraktifitas di kawasan pesisir pantai agar lebih berhati-hati dan tetap waspada, sebab ombak besar itu sangat membahayakan keselamatan jiwa.

“Kami harapkan jangan ada warga yang mandi laut, sebab ombak besar sangat berbahaya, apalagi kondisi cuaca saat ini tidak menentu, diperkirakan hingga penhujung tahun ini,” demikian pungkasnya. (Rizal)

To Top