Peristiwa

40 Ekor Gajah Liar Ganggu Warga Karang Ampar, Aceh Tengah

ACEHTERKINI.COM | Sebanyak 40 ekor kawanan gajah liar kini masih bertahan di kawasan pemukiman Desa Karang Ampar dan Desa Beuregang, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Jum’at (14/10/2016).

Camat Ketol, Maimun kepada acehterkini mengatakan, kawanan gajah itu turun ke pemukiman pada Jum’at (14/10/2016) dinihari. “Ada 40 ekor gajah liar turun ke Desa Karang Ampar, akibatnya satu unit rumah warga rusak parah,” kata Maimun.

40 Ekor Gajah Liar Ganggu Warga Karang Ampar, Aceh Tengah
Kawanan Gajah Liar [Ilustrasi]

Menurut Maimun, konflik  gajah dengan manusia ini sudah berlangsung sejak tiga tahun yang lalu. Puncaknya dua bulan belakangan ini sudah mulai mendekati pemukiman warga dan kawanan gajah itu sudah mulai merusak.

“Perjalanan kawanan gajah liar ini dari Peudada, Bireuen. Karena habitatnya semakin sempit akibat pembukaan kebun sawit di Bireuen maka kawanan gajah ini turun ke Aceh Tengah,” kata Maimun.

Untuk mengatasi amukan gajah ini, Maimun mengaku hanya bisa meminta warga untuk selalu waspada. “Kalau kita turunkan petugas dari BKSDA tidak ada gunanya, karena BKSDA tidak punya dana operasional untuk penggiringan gajah liar tersebut,” ujar Maimun mengaku masalah konflik ini sudah sampai kementerian di Jakarta tahu.

Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Tengah juga tidak punya anggaran untuk membuat parit gajah di Karang Ampar. “Ini yang menjadi kendala kami bagaimana mengatasi amukan kawanan gajah liar tersebut,” tambah Maimun.

Kondisi saat ini, kata Maimun 145 Kepala Keluarga (KK) di Desa Karang Ampar dan 121 KK Desa Beuregang takut ke kebun. “Warga masih waspada dan berjaga-jaga, terutama di kawasan pinggiran perkampungan,” demikian Camat Ketol, Maimun. [Edi]

To Top