Nasional

20 Jutaan E-KTP Belum Dicetak, Pemerintah Siapkan Rp400 Miliar

20 Jutaan E-KTP Belum Dicetak, Pemerintah Siapkan Rp400 Miliar

ACEHTERKINI.COM | Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah memutuskan batal memangkas anggaran kebutuhan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El). Karena itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan pelayanan kepada masyarakat dalam pembuatan KTP Elektronik itu tidak akan terganggu.

“Dengan begitu (batal dipangkas), sekarang bisa langsung tender. Jadi bisa cetak 20 juta lebih KTP El sehingga bisa memenuhi jumlah kebutuhan blanko KTP untuk masyarakat yang juga mencapai 20 jutaan itu,” kata Tjahjo dilansir dari laman Setkab RI, Selasa (04/10/2016).

Kini, lanjut Tjahjo, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hanya perlu fokus bagaimana memenuhi target untuk menyempurnakan data kependudukan masyarakat.

Ia menjelaskan, pertengahan tahun depan akan mulai tahapan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) secara serentak. Karenanya, diperlukan pemuktahiran data kependudukan secara menyeluruh sebagai basis daftar pemilih.

Untuk data kependudukannya berdasarkan KTP El, menurut Mendagri, harus sudah dimaksimalkan. Paling tidak, warga harus merekam terlebih dahulu meski belum dapat fisik KTP. Karena kalau belum melakukan perekaman maka warga yang memiliki hak pilih tidak bisa lagi menggunakan haknya.

“Kalau ada warga yang punya hak pilih belum merekam datanya, ya jangan salahkan kami. Kami sudah kasih kelonggaran, meski belum dapat KTP El, mereka akan dapat kartu keterangan untuk memilih. Namun mereka harus melakukan perekaman terlebih dahulu. Hak pilih mereka sudah kita jamin dengan surat keterangan tersebut,” tegas Tjahjo.

“Untung Menteri Keuangan bijaksana, ini menyangkut pelayanan umum dan target pemilu, maka beliau kabulkan agar anggaran dukcapil untuk KTP El yang Rp 400 miliar ini tidak dipotong. Ini untuk keperluan cetak KTP dan mobilisasi para petugas melakukan pelayanan ke masyarakat,” ujar Tjahjo. [pat]

To Top