Hukum

YARA Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Cabul di Abdya

ACEHTERKINI.COM | Terkait dugaan pencabulan terhadap seorang siswi dari salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang dilakukan oleh oknum guru di sekolah tersebut, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Abdya mendesak Kepolisian setempat mengusut oknum tersebut, agar mendapatkan jeratan hukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pihak Polres Abdya selaku penegak hukum harus tegas dalam memberikan sanksi kepada pelaku kekerasan seksual terhadap anak. “Kami minta pihak penegak hukum harus serius untuk menangani kasus ini, apalagi terkait dengan pencabulan,” kata Ketua YARA Perwakilan Abdya, Miswar SH dalam keterangannya, Selasa (27/9/2016).

“Kita berharap pihak terkait dalam hal ini pemerintah Abdya dan pihak  Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak  (P2TP2A) harus memiliki perhatian serius terhadap kasus-kasus kekerasan pada anak,” tutur Miswar.

Jangan sampai, tambah Miswar, akan membudaya dan memicu pelaku-pelaku baru. Apa lagi secara tidak langsung Pemerintah Abdya belum menjamin kenyamanan, perlindungan dan kekerasan terhadap anak-anak disekolah.

Betapa memprihatinkan karena tindak kekerasan seksual terhadap anak ternyata semakin meningkat di Abdya. Tentu saja ini suatu pertanda bahwa keterpurukan peradaban sebuah bangsa, tentu dapat diukur dari seberapa besar rasa ketakutan akibat kurangnya kepekaan jaminan perlindungan atas kenyamanan hidup bagi anak-anak.

“Kami YARA Perwakilan Abdya akan melakukan pengawalan terhadap kasus ini hingga tuntas, agar kasus-kasus yang sama tidak terulang dikemudian hari,” demikian Miswar.

Secara terpisah, Kapolres Abdya AKBP Hairajadi SH melalui KBO Reskrim Ipda Mahdian Siregar mengatakan, kasus itu akan ditangani dengan serius.

“Kami akan melakukan visum terhadap korban yang berinisial AN (16) salah seorang pelajar kelas 1 di Abdya ke Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) setempat, Selasa sekitar pukul 14.00 wib nanti. Saat ini sudah kita periksa 2 orang saksi, dan selanjutnya akan kita hadirkan 2 orang saksi lagi,” kata Mahdian Siregar saat dihubungi wartawan tadi. (Rizal)

To Top