Sosial

Tidak Lengkap Dokumen, Paket Kapal Non GT di Abdya Gagal Tender

Diduga akibat tidak melengkapi dokumen perencanaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Paket Pengadaan Kapal Motor Non GT, dibawah naungan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) gagal tender. Padahal, pengadaan kapal tersebut sangat dibutuhkan para nelayan di daerah setempat.

Kepada wartawan, Rabu (7/9/2016) para Nelayan yang berada di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI), Ujong Serangga, Kecamatan Susoh mengaku sangat kecewa dengan kinerja oknum pejabat di DKP Abdya yang tidak serius menangani perencanaan agar pengadaan kapal non GT tersebut terlaksana. 


Foto : ilustrasi

“Apa yang mereka lakukan itu jelas tidak memikirkan kebutuhan nelayan di Abdya,” kata Syakirin, salah satu nelayan di Ujong Serangga, Susoh.

Syakirin mengaku, kalau sejumlah nama nelayan kecil untuk penerima bot tersebut sudah didata untuk mendukung paket pengadaan kapal non GT oleh petugas DKP Abdya. 


Namun, saat nelayan mendengar paket itu gagal tender, harapan mereka justru seperti hanyut seperti ditelan ombak. “Andai saja kapal itu bisa diberikan, maka tidak bisa dibayangkan rasanya bisa mengarungi samudra yang luas untuk mencari nafkah dilautan,” ungkapnya.

Terkait dugaan gagalnya pengadaan kapal tersebut, Kepala DKP Abdya, Muslim Hasan, yang dimintai tanggapannya terpisah, menjelaskan, kalau proyek itu bukan gagal tender, akan tetapi memang belum ditender dan tidak akan ditender lagi. 


Muslim juga mengaku kalau pihaknya memang tidak melengkapi dokumen perencanaannya. Makanya proyek itu tidak akan ditender.

Menurutnya, paket pengadaan kapal motor non GT yang direncanakan menggunakan APBK 2016 itu, tidak layak digunakan dengan kondisi perairan laut Abdya. Maka dari itu, pihaknya akan mengajukan kembali pengadaan kapal dimaksud pada APBK-Perubahan 2016. 


“Tapi, yang kita ajukan bukan lagi kapal motor non GT, langsung kapal motor GT, kita sesuaikan dengan kondisi laut dalam wilayah kita,” demikian singkatnya. (Rizal)

To Top