Sosial

Razia Tuak Tradisional di Aceh Singkil, Orangnya Dilepas, Minumannya Dibuang

ACEHTERKINI.COM | Polres Aceh Singkil sedang gencar-gencarnya melakukan razia minuman keras jenis tuak tradisional. “Selama ini masyarakat sangat resah karena beredarnya minuman keras jenis tuak di Aceh Singkil,” kata Kapolres Aceh Singkil, M. Ridwan kemarin.

Ia mengatakan, Personil dari Polsek Simpang Kiri, Kota Subulussalam melakukan patroli dan razia rutin dengan sasaran penjual minum keras (miras) tradisional. Menurut Kapolres, dalam kegiatan tersebut petugas berhasil menemukan tiga orang masyarakat sebagai penjual minuman keras jenis tuak.

Razia Tuak Tradisional di Aceh Singkil, Orangnya Dilepas, Minumannya Dibuang
Razia Minuman Tuak Tradisional di Aceh Singkil

Ketiga masyarakat tersebut adalah Andre (42), Dono (38) dan Sukti (47) yang merupakan warga Desa Mukti Makmur Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam.

Dalam razia tersebut, para petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti berupa miras jenis tuak tradisional yang telah dimasukan kedalam ember dan jerigen yang disimpan di dalam warung. Barang bukti miras jenis tuak itu masing-masing tiga ember berisi minuman tuak sebanyak 160 liter.

Dijelaskan Kapolres peredaran miras ini terungkap berawal dari laporan masyarakat yang sudah mulai resah dengan maraknya penjualan miras jenis tuak yang dikonsumsi untuk mabuk-mabukan.

Kapolres juga menjelaskan, seluruh barang bukti miras jenis tuak tradisional yang didapati pada saat razia langsung dibuang oleh pemiliknya.

“Intinya, terhadap para penjual tuak diberikan peringatan serta arahan supaya tidak berjualan tuak kembali, dan apabila di kemudian hari para penjual ini masih melakukan hal yang sama maka terhadap yang bersangkutan telah siap untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” sebut Kapolres Aceh Singkil, M. Ridwan. (Jamaluddin)

To Top