Hukum

Polisi Ciduk Kurir Sabu di Abdya

ACEHTERKINI.COM | FJ (33) warga Panton Cut, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil disergap tim Satuan Reserse Narkoba Polres Abdya, Rabu (31/8/2016) sekitar pukul 22.30 WIB karena kedapatan memiliki Sabu seberat 0,50 gram. FJ tertangkap di Pasar Kota Bahagia, Kecamatan Kuala Batee, kabupaten setempat.

Kapolres Abdya, AKBP Hairajadi SH melalui Kasat Narkoba, Ipda Rizal Firmansyah SE, kepada wartawan, Kamis (1/9/2016) menyebutkan, melalui informasi dari masyarakat, pihaknya berhasil menyergap FJ, sang kurir narkoba jenis sabu dengan melakukan proses pengintaian selama 6 hari.

“FJ tertangkap ketika sedang menunggu pembeli. Dimana, jauh sebelumnya polisi sudah melakukan pengintaian terhadap pelaku,” ungkapnya.

Setelah digeledah, lanjut Rizal, dari tangan tersangka ditemukan satu paket sabu seberat 0,50 gram yang tersimpan dalam kemasan rokok serta dibalut dengan plastik

Keterangan dari tersangka, barang haram itu memang akan dijual kepada orang lain. Ia mendapatkan paket sabu itu dari BW warga Kuala Batee yang diduga sebagai bandar sabu di kawasan tersebut.

“BW berhasil meloloskan diri dari pengejaran, setelah mengetahui kalau FJ tertangkap. Hingga pukul 03.00 WIB dinihari, yang bersangkutan belum juga berhasil ditemukan,” terang Rizal.

Selain sabu, dari tangan FJ, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang digunakan saat beraksi dan satu unit telepon genggam.

“Saat ini FJ diamankan di Mapolres guna proses hukum lebih lanjut. Kepada FJ akan dikenakan Undang-Undang Narkotika dengan ancaman kurungan minimal 4 tahun,” paparnya.

Polisi Ciduk Kurir Sabu di Abdya
ilustrasi

Sebelumnya, pada Kamis (25/8) lalu, sekitar pukul 21.30 WIB tepatnya di depan ATM Bank Aceh Blangpidie, Sat Narkoba Polres Abdya juga berhasil menciduk AY (21) warga Kecamatan Susoh yang kedapatan memiliki sabu seberat 0,30 gram.

Berdasarkan informasi dari tersangka, barang haram itu didapat dari MI. Setelah dilakukan pengembangan MI berhasil ditangkap ketika sedang berada ri Rumah Sakit Umum Tengku Peukan (RSUTP) Abdya. Dimana dari tangan MI ditemukan uang sejumlah Rp.200 ribu hasil penjualan sabu kepada AY.

“Kedua tersangka ini juga sedang menjalani proses hukum lebih lanjut dan dikenakan Undang-Undang yang sama,”ujarnya.

Lebih lanjut, Rizal mengutarakan, hingga penghujung Agustus 2016, pihaknya telah berhasil mengungkap 16 kasus narkoba. “Sosialisasi akan bahaya narkoba terus kami lakukan untuk setiap kalangan, dengan harapan peredarannya tidak semakin parah serta merusak generasi bangsa,”demikian katanya. (Rizal)

To Top