Sosial

PGRI Abdya: Guru itu Membantah Tapi Hukum Tetap Harus Berjalan

Ketua PGRI Abdya: Guru itu Membantah Tapi Hukum Tetap Harus Berjalan

ACEHTERKINI.COM | Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Barat Daya (Abdya) mengaku cukup prihatin dengan adanya laporan dugaan pelecehan seksual terhadap siswi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Abdya beberapa waktu lalu yang dilakoni oleh oknum guru SMK dimaksud.

Pernyataan rasa prihatin itu disampaikan Ketua PGRI Abdya, Jauhari,SPd kepada wartawan, Rabu (28/9/2016).

Menurut Jauhari, kasus tersebut telah membuat nama baik dunia pendidikan Abdya menjadi tercoreng, meskipun kasus dimaksud masih dalam bentuk dugaan dan belum jelas ketetapan hukumnya. Akan tetapi masalah itu sudah menjadi tanda tanya besar dikalangan masyarakat.

“PGRI Abdya telah menjumpai guru yang bersangkutan, dengan yakin dan tegas guru tersebut membantah tuduhan itu dan mengaku tidak pernah melakukan perbuatan bejat seperti yang diutarakan dalam laporan siswi tersebut kepada polisi,”katanya.

Sebagai organisasi tempat bernaungnya para guru, lanjut Jauhari, pihaknya mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk penyelesaian kasus itu hingga tuntas.

Kalau tindakan pelecehan seksual itu benar terbukti dilakukan oleh oknum guru yang bersangkutan, maka harus segera diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, namun jika tidak terbukti bersalah, PGRI meminta agar nama baik guru yang telah tercoreng dengan kasus itu agar dapat dibersihkan kembali.

“Proses hukum tetap harus berjalan. Akan tetapi kepada guru dimaksud kita meminta untuk tetap melanjutkan proses belajar mengajar sebelum ada keputusan tetap dari pihak hukum,” tuturnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, oknum guru SMKN 3 Abdya berinisial In (50) dilaporkan ke pihak yang berwajib akibat dugaan melakukan pelecehan seksual terhadap anak didiknya berinisial AN (16).

Pihak kepolisian setempat hingga saat ini terus melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dengan menghadirkan sejumlah saksi guna mendapatkan keterangan lebih lanjut.(Rizal)

To Top