Sosial

Pekerja Asing asal China di Aceh Sedang Diawasi

Pekerja Asing asal China di Aceh Sedang Diawasi

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah sedang mengawasi keberadaan tenaga kerja asing asal China. “Banyak orang Tiongkok yang sudah masuk ke Aceh,” kata Muhammad Usman, Kasubdit Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Aceh, Selasa (27/9/2016).

Dikatakannya Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2016 itu menimbulkan banyak masalah dilapangan. Terutama bagi tenaga kerja yang tidak sesuai dengan peraturan. “Kesulitan dalam pengawasan adalah pekerja asing tersebut datang dengan bebas visa ternyata di daerah melakukan aktifitas yang sifatnya bekerja, inilah yang kita hadapi,” tuturnya.

“Kebijakan itu riskan sekali, seperti pekerja China yang bebas visa selama 30 hari, banyak orang China yang bekerja tapi tidak memiliki izin kerja,” kata Muhammad Usman dalam diskusi Optimalisasi Pengawasan Pekerja Asing di Aceh yang digagas IdeAS di 3in1 cafe, Selasa.

Saat ini, lanjut Usman, Imigrasi Aceh sedang mengawasi keberadaan tenaga kerja asing dari China. Akibat kebijakan itu banyak sekali orang China masuk Indonesia khususnya di Aceh. “Mereka datang tidak pakai visa, mereka terkadang menyamar sebagai kuli padahal bukan kuli,” kata Muhammad Usman.

Pekerja Asing asal China di Aceh Sedang Diawasi
Muhammad Usman

Masih dikatakan Usman, dalam tahun 2016 ini pihak imigrasi sudah melakukan deportasi terhadap 12 orang pekerja asing asal China di Meulaboh, Aceh Barat. Para pekerja itu datang dengan visa kunjungan ternyata di lapangan melakukan aktifitas yang sifatnya bekerja.

“Kita akan awasi terutama pekerja asing asal China yang tidak ada dalam daftar atau yang tidak memiliki izin tenaga kerja dari instansi terkait. Ini yang kita awasi,” demikian Muhammad Usman.

Saat ini Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh memiliki enam kantor imigrasi yang tersebar di kabupaten kota di Aceh yaitu Imigrasi Banda Aceh, Meulaboh, Lhokseumawe, Sabang, Langsa dan Takengon. [Firman]

To Top