Layanan Publik

Laporan Jamaah asal Aceh, Begini Prosesi Pelaksanaan Ibadah Haji

ACEHTERKINI.COM | Alhamdulillah, jutaaan jamaah seluruh dunia telah melakukan ibadah haji 1437 hijriah. Semoga Allah swt memberikan mereka haji yang mabrur termasuk kepada 3000 lebih jamaah haji asal Provinsi Aceh. Ibadah haji adalah salah satu rukun Islam yang kelima yang wajib dikerjakan bagi setiap muslim baik itu laki-laki dan perempuan yang mampu dan telah memenuhi syarat.

Sebagai orang Aceh, Azhar Budiman, jamaah dari Kelompok Terbang (Kloter) V tidak pernah membayangkan jika bisa berangkat tahun 2016 ini. “Saya sudah menunggu selama 10 tahun, Alhamdulillah tahun ini atas izin Allah swt saya bisa berangkat ke tanah suci seorang diri untuk menjalankan ibadah haji,” kata Guru SMA Modal Bangsa Arun, Kota Lhokseumawe ini.

Laporan Jamaah asal Aceh, Begini Prosesi Pelaksanaan Ibadah Haji
H. Azhar Budiman S.Pd

Berawal dari Mesjid Islamic Center Kota Lhokseumawe menuju Asrama Haji Banda Aceh. Keesokan harinya langsung terbang ke tanah suci dari Bandara Sultan Iskandar Muda dengan Maskapai Garuda Indonesia sekitar 7 jam perjalanan.

Tiba di Jeddah tanah Arab, para jamaah sudah ditunggu oleh bus Pemerintah RI setelah checkin pasport. Lalu jamaah menuju Madinah melaksanakan Ibadah Arbain di Masjid Nabawi selama delapan hari berturut-turut.

Kemudian 24, Agustus 2016, jamaah melanjutkan perjalanan menuju Makkah menggunakan bus dengan menempuh jarak sekitar 450 kilometer. Alhamdulillah, begitu tiba di kota lahirnya Nabi Muhammad SAW ini, jamaah melaksanakan ibadah di Masjidil Haram selama 8 hari, tidak jauh dari hotel sekitar 4 kilometer berjalan kaki pulang-pergi.

Puncak Ibadah Haji, pada 10 September 2016 jamaah mulai bergerak ke Arafah dengan bus berjarak tempuh 23 kilometer serta bermalam di Arafah selama tiga malam. Selesai Wukuf di Arafah, jamaah kemudian menuju Muzdalifah untuk mengumpulkan batu kerikil lempar jumrah. Di Muzdalifah, jamaah menginap (Mabid) selama 5 jam.

Setelah itu, jamaah menuju Mina selama 3 malam untuk melempar jumrah Aqabah dengan berjalan kaki sekitar 2,3 kilometer. Kemudian menuju Masjidil Haram dengan jarak 5 kilometer untuk melakukan Thawaf 7 kali, Sa’i 7 kali dan setelah itu kembali ke Mina berjalan kaki untuk melempar jumrah sebanyak 7 kali.

Setelah prosesi itu selesai, jamaah kembali ke Hotel dengan bus. Di hari terakhir ibadah haji, Azhar membayar Dam Wajib Haji Tamatuk serta menyumbang seekor domba dan setelah itu menuju Jabal Rahmah tempat pertemuan adam dan hawa serta ke Jabal Nur dikenal Gua Hira’ tempat diturunkannya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad saw.

Berakhirlah perjalanan H. Azhar Budiman S.Pd pada, 16 September 2016. Hari berikutnya, Pemerintah RI mengizinkan jamaah untuk melakukan tour wisata haji dan melaksanakan ibadah tambahan di Masjidil Haram hingga jamaah dari Kloter V asal Aceh bertolak ke tanah air pada 23 September 2016. Semoga menjadi haji yang mabrur, Insya Allah…. [Citizen Reporter]

To Top