Sosial

Duh, Konperensi Pers Molor. Panitia Budaya Gayo “Kapok” Kerjasama dengan EO

ACEHTERKINI.COM | Konperensi pers “Silaturahmi Budaya Gayo” di Taman Sultanah Safiatuddin yang dijadwalkan, Jum’at (23/9/2016) pukul 15.30 wib molor hingga pukul 17.30 wib. Sejumlah wartawan ada yang pulang dan masih menunggu di Anjongan Kabupaten Aceh Tengah.

Ketua Panitia Silaturrahmi Budaya Gayo se- Aceh, Dihansyah mengaku kaget mengetahui masih ada wartawan yang menunggu acara konperensi pers yang belum dimulai sesuai dengan jadwal. Ia mengakui bahwa acara ini sudah diberikan tanggungjawabnya kepada Even Organizer (EO).

Duh, Konperensi Pers Molor. Panitia Budaya Gayo “Kapok” Kerjasama dengan EO
Panitia Silaturrahmi Budaya Gayo se-Aceh. Dihansyah (kanan)

“Ini urusan Even Organizer (EO), kami sudah enam kali buat acara begini, ini yang pertama kali pakai EO,” kata Dihansyah menujukkan kekesalannya.

“Kami mohon maaf, kami tidak pernah pakai EO untuk acara begini. Tiga kali kami buat acara di Taman Sulthanah Safiatuddin dan dua kali pernah diadakan di Gedung AAC Dayan Dawood, tapi inilah yang pertama menggunakan EO,” ujar Dihansyah.

Konperensi pers akhirnya tetap dilanjutkan sekitar pukul 17.30 wib hanya dengan lima orang wartawan cetak dan elektronik.

Usai konperensi pers, salah seorang anggota EO, Bobby mengatakan, rencana konperensi pers awalnya pukul 15.30 wib. “Tadi karena terlalu lama berkoordinasi dengan pihak keamanan di Polresta Banda Aceh. Inikan musim Pilkada, jadi terlalu banyak pertimbangan,” kata dia.

“Alhamdulillah, ada sekitar 105 personil yang akan ditugaskan untuk pengamanan acara Silaturrahmi Budaya Gayo se- Aceh pada Sabtu, 24 September 2016 malam,” kata dia.

Direncanakan, Gubernur Aceh, Zaini Abdullah akan membuka hiburan rakyat gayo, Sabtu 24 September 2016 sekitar pukul 20.30 wib. Walikota Banda Aceh bersama empat orang bupati dan ketua DPRK dari Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Gayo Lues dan Bener Meriah juga akan diundang secara khusus. Panitia menargetkan 5.000 penonton akan menghadiri acara Silaturahmi Budaya Gayo ini. [Firman]

To Top