Layanan Publik

Duh, Dinas Kebersihan Ingkar Janji, Warga Tutup Akses ke TPA

ACEHTERKINI.COM | Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Cot Buket, Peusangan, Bireuen ditutup warga desa setempat sejak pekan lalu. Pasalnya, Dinas Pengelolaan Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Bireuen belum bisa memenuhi janjinya yaitu membangun jalan aspal di gampong setempat.

“Sekitar tiga tahun lalu warga desa kami meminta Dinas Pengelolaan Pasar Kebersihan dan Pertanaman, mengaspal jalan masuk ke TPA, tapi hingga kini jalan tersebut belum diaspal, karena janji tidak kunjung ditepati, maka warga menutup akses ke TPA,” kata Keuchik Desa Buket, Teuku Iskandar, Sabtu (17/9/2016).

Duh, Dinas Kebersihan Ingkar Janji, Warga Tutup Akses ke TPA

Teuku Iskandar menjelaskan alasan warganya menutup TPA tersebut, karena jalan masuk ke desanya sekitar satu kilometer yang dijanjikan diaspal oleh Dinas Pengelolaan Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Bireuen, hingga kini tidak kunjung diaspal. “janji hanya tinggal janji,” tuturnya.

Selain itu, kata keuchik, dana kompensasi TPA untuk Desa Cot Buket sebesar Rp 35 juta untuk tahun 2016 juga belum dibayar. Namun yang sangat mengganggu warga desanya, tumpukan sampah yang sudah menggunung di TPA tersebut kini sudah menimbulkan bau tak sedap, sehingga mengganggu kenyamanan warga Cot Buket dan sekitarnya.

Ditambahkan T. Iskandar sejak akses ke TPA tersebut ditutup, mobil sampah milik dinas tersebut hingga kini tidak lagi membuang sampah ke TPA Cot Buket. Namun beberapa masyarakat umum masih tetap membuang sampah ke TPA.

“Mulai sekarang kami juga meminta kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke TPA Cot Buket lagi,” tegasnya.

Semetara itu, Kepala Dinas Pengelolaan Pasar, Kebersihan dan Pertamanan Bireuen, Zamri yang dikonfirmasi awak media secara terpisah enggan membicarakan masalah janji tersebut.

Namun ia mengatakan sejak TPA Cot Buket ditutup sementara waktu, pihaknya telah mengalihkan truk-truk sampah untuk membuang sampah di TPA Blang Beruru Kecamatan Peudada.

“Sebenarnya TPA Cot Buket bukan ditutup, tetapi pembuangan sampah sementara kami alihkan ke TPA Blang Beruru Peudada, karena TPA Blang Beruru juga lokasinya cukup luas, namun sedikit jauh dari kota Bireuen,”  kata Zamri singkat. [Tar]

To Top