Layanan Publik

Apa Saja Program Pemerintah Aceh untuk Pidie? Baca Ini

Apa Saja Program Pemerintah Aceh untuk Pidie? Baca Ini

ACEHTERKINI.COM | Banyak program yang menjadi perhatian Pemerintah Aceh untuk pembangunan Kabupaten Pidie. Program-program pembangunan di daerah tempat kelahiran Gubernur Aceh, Zaini Abdullah itu sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh 2012 – 2017.

Sekda Aceh, Drs. Dermawan mengatakan salah satu program yang sangat diutamakan untuk Pidie adalah pembangunan sektor kesehatan.

“Salah satu rumah sakit yang ditingkatkan atau dikembangkan melalui APBA tahun 2016 adalah RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli,” kata Dermawan saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung pusat diagnostik terpadu Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Chik Di Tiro, Selasa (27/9/2016).

Untuk tahap awal, sambung Dermawan, mulai tahun 2016 ini, Gubernur selaku Kepala Pemerintahan Aceh telah mengalokasikan dana sebesar 20 millyar rupiah untuk pembangunan tersebut.

“Dalam tiga tahun, pembangunan gedung baru rumah sakit yang menelan dana sebesar Rp150 miliar ini akan selesai dan dilengkapi dengan alat kesehatan yang modern, ini harapan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah,” tambah Sekda.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga memaparkan beberapa program pembangunan Pemerintah Aceh untuk Kabupaten Pidie yaitu bidang infrastruktur, termasuk jalan dan jembatan yang tersebar di wilayah Pidie dengan total anggaran mencapai 200 miliar rupiah.

Selain itu, sambung Dermawan, di Kabupaten Pidie, Pemerintah Aceh juga telah membangun, merehab dan meningkatkan beberapa embung dan waduk, antara lain pembangunan embung Blangpawod dan Lhokseumani, untuk anggaran tahun 2017 senilai Rp3 miliar.

“Pada tahun 2017, Pemerintah Aceh juga berupaya untuk memulai pelaksanaan pembangunan Waduk Rukoh. Kegiatan pembangunan yang  bersumber dari dana APBN itu akan menelan biaya sebesar Rp100 miliar. Selain itu masih ada beberapa embung dan waduk lainyang telah dibangun, ditingkatkan dan di rehab. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan sektor pertanian di Pidie,” tegas Sekda.

Di samping itu, program penguatan Dinul Islam juga menjadi fokus perhatian Pemerintah Aceh. Sekda menegaskan, mengingat vitalnya peran Dayah selaku lembaga pendidikan tertua di nusantara, dan sebagai lembaga yang mampu melahirkan kader-kader Islami masa depan, maka Pemerintah Aceh juga merumuskan berbagai program pengembangan dayah dan memberikan bantuan kepada dayah-dayah di Aceh.

Sebagai informasi, sejak tahun 2012-2015 Pemerintah Aceh telah mengalokasikan dana untuk pembangunan 167 masjid dan 387 meunasah di Kabupaten Pidie.

“Khusus untuk pengembangan Masjid Agung Pidie, Pemerintah Aceh telah menganggarkan dana sebesar Rp20 miliar, dimana untuk tahap pertama Rp10 miliar telah diserahkan, sementara sisanya akan diserahkan setelah pertanggungjawaban dana tahap pertama ini diselesaikan,” ujar Sekda, Drs. Dermawan.

Mendengar paparan itu, Bupati Pidie, Sarjani Abdullah menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh atas perhatiannya pada sektor pembangunan kesehatan dan keagamaan di Pidie. [Ril]

To Top