Layanan Publik

12.248 Warga Abdya Belum Memiliki e-KTP

ACEHTERKINI.COM | Sebanyak 12.248 warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP. Meskipun demikian, pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat, terus melakukan upaya turun ke lapangan untuk melakukan perekaman, agar warga di Abdya bisa memiliki eKTP.

Kepala Bidang (Kabid) Kependudukan Disdukcapil Abdya ZA Zufri SH MM, Jum’at (16/9/2016) menjelaskan, dari 155.868 jiwa penduduk Abdya sebanyak 109.477 jiwa wajib eKTP. Kemudian dari angka yang wajib eKTP itu baru 97.229 yang sudah memiliki KTP elektronik sedangkan 12.248 belum mengantongi KTP yang berlaku seumur hidup itu.

12.248 Warga Abdya Belum Memiliki e-KTP
Ilustrasi

Dikatakan Zufri, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2013 tentang Administrasi kependudukan, Peraturan Presiden RI Nomor 112 tahun 2013 tentang penerapan KTP berbasis Nasional yang masa berlakunya sampai 31 Desember 2014, dan surat edaran Menteri Dalam Negeri RI Nomor 471/1768/SJ tanggal 13 Mei 2016 tentang Percepatan Penerbitan eKTP dan Akta Kelahiran.

Berkenaan dengan hal tersebut, Disdukcapil Abdya telah meminta kepada Dinas Pendidikan, Pimpinan Dayah, Kepala Kantor Departemen Agama, para Camat dan Keuchik gampong dalam wilayah Kabupaten Abdya untuk menyampaikan kepada para wajib KTP yang telah berumur 17 tahun atau sudah menikah untuk segera melakukan perekaman dengan batas waktu paling lambat 31 September 2016.

“Jika batas waktu itu, ada warga yang belum melakukan perekaman, maka NIK yang tercantum dalam data base tidak bisa diakses lagi untuk pelayanan publik atau di non aktifkan dari pusat,” kata Zufri sambil memperlihatkan surat pemberitahuan terkait batas waktu perekaman itu kepada wartawan diruang kerjanya.

Meskipun ada sisa 12.248 warga yang belum memiliki eKTP, namun pihaknya telah melakukan upaya turun lansung ke lapangan melalui kecamatan-kecamatan di Abdya, agar semua warga di Abdya dapat melakukan perekaman. Malahan pihaknya juga telah menyediakan 3 unit alat rekam di Disdukcapil Abdya.

“Kita sudah turun langsung ke setiap kecamatan untuk melakukan perekaman terhadap sejumlah warga yang belum memiliki eKTP,” sebutnya.

Sementara itu, mengenai blangko yang tersedia di Disdukcapil saat ini tinggal sekitar 356 keping lagi, Diperkirakan dalam dua atau tiga hari akan habis. “Untuk itu, kita akan menjemput lansung ke Jakarta untuk mengambil blangko KTP elektronik yang direncanakan permintaan sebanyak 3 ribu lebih,” tuturnya.

Zufri menambahkan, banyak warga di Abdya yang masih menggunakan KTP Nasional model lama, padahal itu harus diganti dengan KTP elektronikl. Selain itu juga ada warga yang sudah lanjut usia, namun enggan mendatangi kantor Disdukcapil. “Maka dari itu perlu kita lakukan pendekatan,” demikian ujarnya. (Rizal)

To Top