Sosial

YU Ditangkap Di Turki, Pemerintah Aceh Terus Pantau Perkembangan

ACEHTERKINI.COM | Gubernur Aceh telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan memerintahkan Kepala Badan Kesbangpol Aceh memantau perkembangan terkait ditangkapnya salah seorang mahasiswi asal Aceh berinisial YU oleh Pemerintah Turki, pada 11 Agustus lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan Frans Dellian selaku Kepala Biro Humas Setda Aceh, menanggapi kabar mahasiswi Aceh asal Pidie yang ditangkap oleh pihak keamanan Turki.

YU Ditangkap Di Turki, Pemerintah Aceh Pantau Perkembangan
Zaini Abdullah

“Setelah mendapatkan informasi awal dari sejumlah media massa, Pemerintah Aceh langsung melakukan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, melalui Dirjen Perlindungan Warga Negara Indonesia. Dari sana kita mendapatkan kepastian bahwa ada dua orang mahasiswi Indonesia yang salah satunya adalah asal Aceh ditangkap oleh pihak keamanan Turki,” kata Frans dalam siaran tertulisnya, Aleuhat (21/8/2016).

Untuk diketahui bersama, kedua mahasiswi asal Indonesia yang dtangkap oleh pihak keamanan Turki adalah penerima beasiswa dari PASIAD, sebuah lembaga yang berafiliasi dengan Fethullah Gullen, yaitu tokoh Turki yang dituduh mendalangi ‘Kudeta Gagal’ terhadap Presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan.

“Tadi pagi saya sudah menghubungi pihak Kemenlu untuk mengetahui kondisi terkini mahasiswi kita tersebut. Pihak Kemenlu menyatakan, telah mengirimkan tim ke Turki untuk bernegosiasi dengan Pemerintah Turki agar kedua mahasiswi ini mendapatkan perlindungan. Namun memang hingga saat ini Kemenlu belum bisa bertemu dengan kedua mahasiswi tersebut,” kata Frans Delian mengutip Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.

Dalam kesempatan tersebut, Frans juga menjelaskan, bahwa Pemerintah Aceh telah meminta Bupati Pidie utk segera bertemu pihak keluarga YU. [Red]

To Top