Peristiwa

Proyeknya Sedang Dikerjakan, Jembatan Krueng Teukuh Ambruk Diterjang Arus Air

ACEHTERKINI.COM | Proyek Pembangunan jembatan rangka baja Krueng Teukuh di Dusun Drien Leukit, Desa Blang Makmur, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang sedang dalam proses pekerjaan ambruk diterjang arus sungai, Selasa (23/8/2016) sekitar pukul 22.00 WIB.

Informasi yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Rabu (24/8/2016) menjelaskan, jembatan rangka baja yang sedang dikerjakan itu ambruk dikarenakan tak mampu menahan kuatnya arus air dalam sungai.

“Karena tidak mampu menahan kuatnya arus air, maka tiang penyanggah rangka baja hanyut terseret arus. Kejadian ini karena derasnya hujan dalam dua hari ini yang secara berturut-turut tak kunjung reda,” kata Sekretaris BPBK Abdya, Muddasir.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Abdya, Afrida Surya ST yang dijumpai wartawan membenarkan kalau jembatan rangka baja Krueng Teukuh telah ambruk akibat derasnya arus sungai. Saat ini pekerjaan jembatan itu, sudah mencapai 50 meter dari total panjang jembatan mencapai 60 meter dari bibir sungai. Namun karena tingginya debit air, rangka baja jembatan sepanjang 50 meter itu ambruk ke dasar sungai.

 Proyeknya Sedang Dikerjakan, Jembatan Krueng Teukuh Ambruk Diterjang Arus Air
Kondisi Jembatan Krueng Teukuh pasca
dihantam arus air, Selasa (23/8/2016)

“Pohon Kelapa yang dipancang oleh rekanan sebagai penyanggah sementara di dasar sungai tidak mampu menahan derasnya arus air. Sehingga rangka baja jembatan ambruk ke dasar sungai. Ini merupakan bencana alam yang tak bisa dihindari,” sebut Afrida yang juga selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek tersebut.

Jembatan rangka baja itu, dikerjakan oleh PT Adek Abang Tahara, dengan besar anggaran mencapai Rp.7,2 miliar sumber APBK tahun 2016. Untuk saat ini, rekanan terpaksa disibukkan dengan upaya penyelamatan material rangka baja yang jatuh ke dasar sungai.

Dikatakan Afrida, akhir tahun 2016 nanti proyek tersebut akan selesai dikerjakan, lantaran proses pengerjaannya terganggu akibat bencana alam itu, maka pihaknya belum bisa memastikan kapan proyek jembatan itu akan selesai.

“Kita akan lihat proses kelanjutannya nanti, yang jelas pihak rekanan tetap akan terus melakukan pekerjaan. Tetapi saat ini mereka sedang melakukan evakuasi terhadap rangka baja yang jatuh ke sungai,” demikian terangnya.

Secara terpisah, Direktur PT Adek Abang Tahara, Syahrial selaku pihak rekanan memastikan kalau proyek jembatan tersebut akan selesai dikerjakan hingga penghujung tahun 2016 nanti. “Kita akan berupaya untuk menyelesaikan proyek jembatan itu. Saat ini kita sedang melakukan evakuasi terhadap sejumlah bahan rangka baja yang jatuh ke sungai, setelah terangkat akan kita pasang kembali,” tuturnya singkat. (Rizal)

To Top