Politik

Pengusungan Erwanto Diprotes. Ketua KPA : Maklumat itu Bodong

ACEHTERKINI.COM | Ratusan massa yang mengatasnamakan Gerakan Penyelamat Partai Aceh (PA) Ban Sigoem Aceh Barat Daya (Abdya) menolak pengusungan Erwanto sebagai Bakal Calon (Balon) dari PA. Penolakan itu disampaikan dalam orasi di depan Kantor KPA/PA setempat yang beralamat di Jalan Nasional, Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Kamis (4/8/2016).

Dalam maklumat yang dibacakan diatas panggung terbuka tersebut, Erwanto yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Abdya ditolak sebagai Balon Bupati periode 2017-2022 dari PA. Pihaknya membacakan beberapa poin penolakan, alasan salah satu dari poin itu, Erwanto disebut-sebut dengan sengaja menciptakan konflik internal dalam tubuh KPA/PA Abdya.

Pengusungan Erwanto Diprotes. Ketua KPA : Maklumat itu Bodong
Foto : Tgk. Yong Menyampaikan Orasinya Menolak Pengusungan Erwanto

Kemudian mereka juga mendesak Ketua DPA-PA, Muzakir Manaf (Mu’alem) untuk mengaktifkan kembali pimpinan PA Abdya dibawah kendali M Nazir serta unsur kepengurusannya sesuai dengan surat keputusan Tuha Peut DPA-PA, Malik Mahmud Al-Haytar dengan nomor 049/DPA-PA/VII/2016.

Kemudian, mereka juga meminta Ketua DPA-PA, Muzakir Manaf mencabut surat keputusan definitive nomor 043/KPTS-DPA/III/2016 terkait penetapan Abdurrahman Ubit sebagai Ketua PA Abdya dan Muharyadi M Jamil sebagai sekretaris partai karena tidak sesuai dengan mekanisme dan bukan hasil dari musyawarah yang diatur dalam AD/ART Partai.

Selanjutnya meminta agar Ketua DPA-PA mengangkat kembali Wapang, Pangda, Pangsagoe KPA 013 Wilayah Blangpidie dan dewan pimpinan sagoe yang telah diberhentikan oleh Abdurrahman Ubit.

Dalam kesempatan itu juga, TR Kamaluddin atas nama Juru Penerangan KPA 013 Wilayah Blangpidie dihadapan sejumlah massa KPA dan simpatisan PA mengatakan, sebenarnya pihaknya tidak menolak pengusungan Erwanto sebagai Balon Bupati Abdya.

Namun karena keputusan itu diambil bukan melalui musyawarah dengan seluruh kader dan jajaran KPA Blangpidie, sehingga dianggap telah melanggar AD/ART partai. Selain itu, Erwanto juga dianggap sebagai pemicu perpecahan dalam tubuh KPA/PA Blangpidie.

“Kami melakukan hal ini dengan tujuan agar KPA/PA tidak terpecah belah. Selain itu apa yang kami perbuat hari ini merupakan bagian dari perjuangan dan untuk kemakmuran masyarakat terutama para janda dan anak-anak yatim korban konflik,” tuturnya.

Usai kegiatan ini, lanjut Tgk Yong demikian sapaan akrab TR Kamaruddin, menyatakan kalau pihaknya akan berangkat ke Banda Aceh guna menjumpai Tuha Peut DPA-PA, Malik Mahmud Al-Haytar untuk membicarakan persoalan ini agar tidak berlaru-larut.

Amatan di lapangan, aksi yang berlangsung damai itu mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan TNI.

Itu Maklumat Bodong 

Sementara itu, secara terpisah, Ketua KPA/PA Abdya, Tgk Abdurahman Ubit melalui juru bicara KPA/PA, Hakiman menegaskan bahwa, maklumat yang berisi sejumlah poin penolakan pengusungan Erwanto sebagai balon bupati dari Partai Aceh dan meminta kepengurusan partai dikembalikan kepada pengurus lama merupakan maklumat bodong yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Pihaknya menduga, kalau aksi tersebut memang sengaja dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk menggagalkan pengusungan Erwanto yang telah resmi ditetapkan sebagai balon bupati dari PA oleh Ketua DPA PA di Banda Aceh.

Pengusungan Erwanto Diprotes. Ketua KPA : Maklumat itu Bodong
Foto : Ratusan Massa Berkumpul di Kantor PA/KPA Abdya Menolak Pengusungan Erwanto dari PA

“Erwanto sudah sah diusung dari PA, karena itu merupakan keputusan mutlak dan tidak bisa diganggu gugat oleh pihak manapun. Keputusan itu merupakan hasil dari Dewan Pimpinan Aceh (DPA) PA. Jadi apa yang mereka lakukan itu tidak perlu ditanggapi,” ujarnya.

Pihaknya juga menduga, kalau aksi tersebut dimotori oleh oknum tertentu untuk merusak semua keputusan yang telah ditetapkan DPA-PA dan DPW PA Abdya. Hal itu dibuktikan, dari massa yang meramaikan kegiatan dimaksud sebagian besar merupakan masyarakat biasa yang notabenenya tidak terlibat dalam kepengurusan partai ataupun KPA Blangpidie.

“Kami tegaskan apa yang mereka sampaikan dalam maklumat itu tidak benar, dan kami menganggap hal itu persoalan biasa dan merupakan warna-warni dari demokrasi. Intinya kami tidak perlu menanggapi apa yang mereka lakukan, silahkan saja mereka menolak, yang jelas kepengurusan KPA dan PA Abdya tetap mengusung Erwanto sebagai calon sah,”demikian  tutur Hakiman. (Rizal)

To Top