Hukum

KIP dan Panwaslih Aceh Sesalkan Insiden Pemukulan Anggota PPS

ACEHTERKINI.COM | Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menyesalkan pemukulan seorang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Tanoh Anoe, Aceh Timur, bernama Mustafa Abdullah. Pemukulan itu terjadi pada Selasa, 30 Agustus 2016, pagi.

“Kami berharap kepada seluruh calon dan timsesnya untuk tidak lagi melakukan tindakan main hakim sendiri,” kata Ketua KIP Aceh, Ridwan Hadi dalam konperensi pers sebagaimana dilansir dari laman KIP Aceh, Rabu (31/6/2016).

Lanjutnya, jika ada tindakan yang dilakukan penyelenggara Pilkada dinilai tidak sesuai dengan tupoksi pekerjaannya, masyarakat bisa mengajukan keberatan melalui jalur hukum. Ia yakin pasangan calon kepala daerah punya semangat menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

KIP dan Pawaslih Aceh Sesalkan Insiden Pemukulan Anggota PPS
Konperensi Pers di Media Center KIP Aceh terkait insiden pemukulan anggota PPS Aceh Timur [Foto : KIP Aceh]

Ridwan Hadi menginginkan kasus kekerasan seperti pemukulan penyelenggara di Aceh Timur tidak terulang lagi di masa yang akan datang dan seluruh pemangku kepentingan turut menjaga proses tahapan Pilkada hingga selesai dengan damai.

“Jika ada yang tidak berkenan bisa diselesaikan secara demokratis melalui cara yang sudah diatur oleh undang-undang,” kata Ridwan Hadi.

Masih dilansir dari laman KIP Aceh, Divisi Sosialisasi dan Humas Panwasalih Aceh Irhamsyah mengatakan, meski belum menerima laporan mengenai pemukulan anggota PPS di Aceh Timur, Panwaslih akan tetap menurunkan tim investigasi.

“Karena yang jadi korban pihak penyelenggara Pilkada. Kami akan melakukan kajian untuk perkara di Aceh Timur,” kata Irhamsyah.

Sementara Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi berencana mendatangi Aceh Timur bersama staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat untuk melakukan investigasi terhadap persoalan di Aceh Timur.

“Tanggal 4 September KIP Aceh bersama KPU RI akan turun investigasi,” kata Ridwan Hadi. Ia meminta kepada seluruh pemangku kepentingan di Aceh untuk tidak lagi melakukan pelanggaran seperti kekerasan, karena perkara itu bisa diselesaikan melalui jalur hukum.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi seluruh proses tahapan Pilkada Aceh 2017 dan menghargai anggota PPS yang bekerja di lapangan.

Sebelumnya, pada Selasa, 30 Agustus 2016, seorang anggota PPS di Tanoh Anoe, Aceh Timur, Mustafa Abdullah dipukul seorang saat berada di kantor camat Idi Rayeuk

Dalam konferensi pers tersebut, hadir pula Ketua Bawaslu Aceh Muklir, Divisi Sosialisasi dan Humas Panwaslih Aceh Irhamsyah, Komisioner KIP Aceh Junaidi, Robby Syah Putra, dan Fauziah. [Red]

To Top