Ekonomi

IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa Dapat Dana Segar dari Kementerian Agama

ACEHTERKINI.COM | IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa mendapat dana peningkatan kualitas untuk penyediaan sarana dan prasarana dari Kementerian Agama tahun 2016. Dana yang dikucurkan Rp23-50 miliar dari total keseluruhan Rp 890 miliar untuk 25 Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia.

Dikutip laman Kemenag RI, Kamis (4/8/2016), Dana tersebut melalui anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Kalau pada tahun lalu hanya diberikan untuk tujuh  Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), dan tahun ini 2016 bertambah menjadi 25 PTKIN.

Kepala Biro Perencanaan Ahmad Lutfi mengatakan, skema SBSN telah menjadi solusi pembangun dan peningkatkan kualitas PTKIN di tengah keterbatasan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN).

IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa Dapat Dana Segar dari Kementerian Agama
Gedung IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa

“Peluang ini harus kita manfaatkan dengan baik karena manfaatnya sudah sangat jelas bagi pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan,” jelasnya.

Luthfi mengingatkan para pengelola SBSN agar taat asas, taat peraturan, dan taat prosedur sejak dari perencanaan dan pelaksanaananya. Seandainya ada masalah-masalah di lapangan, Luthfi berpesan agar segera memberitahukan dan berkonsultasi dengan Ditjen Pendidikan Islam.

Menurutnya, program ini akan dimonitoring secara terpadu oleh Kementerian Keuangan, BAPPENAS dan Kementerian Agama untuk memastikan bahwa berjalan dengan baik dan benar.

Pada tahun 2015, total dana SBSN mencapai Rp. 280.900.000.000,- yang diberikan kepada IAIN Imam Bonjol Padang, IAIN Padang Sidempuan, IAIN Palu, IAIN Raden Intan Lampung, IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, IAIN Tulungagung, dan IAIN Salatiga. Besaran masing-masing PTKIN antara Rp29 – 40 Milyar.

Menurut Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Diktis Siti Sakdiyah, karena dianggap sukses merealisasikan program SBSN, Kemenkeu dan Bappenas, pada tahun 2016 meningkatkan jumlah PTKIN penerima dan jumlah per lokasinya. Total anggaran tahun ini mencapai adalah Rp890 Milyar.

Jumlah anggaran itu diberikan kepada IAIN Jember, IAIN Padangsidempuan Sumbar, IAIN Palangkaraya, IAIN Palopo, IAIN Salatiga, IAIN Tulungagung, IAIN Bukittinggi, IAIN Langsa Aceh, IAIN Gotrontalo, IAIN Bengkulu, IAIN Al Fatah Jayapura, UIN Makasar, UIN Sunan Gunung Jati Bandung, UIN Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta, UIN Walisongo, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, IAIN Purwokerto, IAIN Raden Intan Lampung, IAIN Pontianak, IAIN Cirebon, IAIN Samarinda, IAIN Padang dan IAIN Ponorogo. Besaran masing-masing PTKIN antara Rp23 – 50 Milyar.

Siti Sakdiyah menyampaikan pada tahun anggaran 2015 PTKIN yang mendapatkan ada 7 pergururuan tinggi, 2016 ada 25 PTKIN dan pada 2017 disepakati 33 PTKIN.

Salah satu tujuan SBSN menurut Siti Sakdiyah, adalah untuk pembiayaan APBN termasuk membiayai pembangunan proyek pemerintah. “Dengan adanya program SBSN menjadi salah satu sumber yang memberikan nilai tambah bagi PTKIN kita dalam membangun sarana dan prasarana pendidikan,” tuturnya. [Red]

To Top