Sosial

Gubernur Aceh Tidak Hadiri Laporan Pansus Atas LHP BPK, Anggota DPRA Kecewa

ACEHTERKINI.COM | Sejumlah anggota DPR Aceh merasa kecewa karena ketidakhadiran Gubernur Aceh, Zaini Abdullah dalam Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan ke III Tahun 2016 DPRA penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) I – X DPRA atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Tahun Anggaran 2015, Senin (22/8/2016).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Asrijal Asnawi mengaku sangat kecewa dengan ketidakhadiran Gubernur Aceh dalam rapat paripurna tersebut.

Gubernur Aceh Tidak Hadiri Laporan Pansus Atas LHP BPK, Anggota DPRA Kecewa
Tgk. Muharuddin

“Laporan Pansus I-X DPRA ini sangat penting di dengar untuk ditindaklanjuti oleh Gubernur Aceh selaku Kepala Pemerintahan Aceh, kita kecewa karena Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh tidak hadir, justru yang hadir hanya staf ahli,” kata Asrijal.

Informasi yang dihimpun acehterkini, semua pimpinan fraksi di DPRA merasa kecewa karena ketidakhadiran Gubernur Aceh dalam rapat paripurna tersebut. “Rapat akhirnya ditunda sampai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh ada waktu untuk hadir,” tegas Asrijal.

Ketua DPR Aceh, Tgk. Muharuddin mengatakan Gubernur Aceh sedang kurang sehat dan secara resmi sudah di nota dinaskan ke Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, namun Wakil Gubernur juga sedang berada di luar daerah, begitu juga Sekda Aceh berada di luar daerah sehingga Rapat Paripurna ini diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Hukum dan Politik, M. Jafar SH, M.Hum.

Saat ditanya apakah forum dewan melanjutkan sidang paripurna atau ditunda? Spontan saja pimpinan fraksi di DPR Aceh sepakat agar rapat tersebut ditunda sampai hadirnya Gubernur Aceh dan Wakil Gubernur Aceh karena laporan Pansus atas LHP BPK RI ini sangat penting.

Informasi yang berhasil dihimpun, Gubernur Aceh berada di Aceh Utara pada Aleuhat (21/8/2016) dalam rangka meresmikan SMP dan SMK Al Waliyah di Gampong Matang Puntong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. [Edi]

To Top