Ekonomi

Aset Bank Aceh Syariah Mencapai Rp20 Triliun Lebih

ACEHTERKINI.COM | Nilai aset Bank Aceh setiap tahun terus meningkat. Corporate Secretary Bank Aceh, Amal Hasan mengatakan, tahun 2016 nilai aset Bank Aceh sudah mencapai Rp 20 triliun lebih.

“Aset ini akan menjadi nilai strategis konversi Bank Aceh menjadi Bank Aceh Syariah,” kata Amal Hasan saat menjadi narasumber acara lounching Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) Aceh yang digagas BNI Syariah di Hermes Palace Hotel, Senin (22/8/2016).

Ia menjelaskan dalam waktu dekat dalam tahun 2016 ini Bank Aceh akan berubah total dari konvensional menjadi syariah. “Kita sudah dapat izin secara prinsp dari OJK dan sudah lounching pada 6 Agustus 2016, dalam waktu yang tidak lama lagi kita mulai terapkan Bank Aceh Syariah secara total,” katanya.

Sebelum di konversi, nilai aset Unit Usaha Syariah (UUS) sebesar Rp 2.5 triliun lebih. Sedangkan aset Bank Aceh yang konvensional sebesar Rp18.5 triliun lebih pada tahun 2016. Konversi Bank Aceh memiliki double impact. Aset Perbankan Syariah akan bertambah sebanyak aset Bank Aceh saat ini yakni Rp 20 triliun. Double impact ini pada prosesnya akan membuat pangsa pasar Bank Syariah secara nasional akan melampaui 5 persen.

Aset Bank Aceh Syariah Mencapai Rp20 Triliun Lebih
Amal Hasan Menerima Plakat Dari PT. Bank BNI Syariah 

Menurut Amal Hasan nilai strategis yang lain konversi menjadikan Bank Aceh sebagai bank terbesar kelima Bank Umum Syariah di Indonesia setelah Bank Mandiri Syariah, Bank Muamalat, Bank BRI Syariah dan Bank BNI Syariah.

“Konversi Bank Aceh juga berpotensi menjadikan Bank Aceh Syariah sebagai Bank pengelola dana haji kelima terbesar,” ungkapnya.

Persiapan menuju Bank Aceh Syariah dalam tahun 2016 ini kata Amal, sudah melatih 88 persen pegawai tentang perbankan Syariah dari kurang lebih 2.000 orang pegawainya di seluruh Aceh. Hasil survey yang dilakukan Bank Aceh, 97 persen nasabah bank Aceh memilih akan tetap setiap menjadi nasabah dari konvensional menjadi syariah. [Firman]

To Top