Peristiwa

Angin Kencang Rusak Rumah dan Lukai Warga di Abdya

ACEHTERKINI.COM | Dalam beberapa hari terakhir ini, wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) sering dilanda angin kencang. Akibatnya telah banyak rumah warga rusak serta ada warga yang mengalami luka berat dan ringan karena tumbangnya pohon yang disebabkan angin kencang.

Data yang diperoleh wartawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ju’mat (19/8/2016), kerusakan akibat tumbangnya pohon dan terpaan angin kencang terjadi, Sabtu (13/8/2016) sekitar pukul 18.00 WIB, mengakibatkan satu unit  rumah warga Desa Masjid, Kecamatan Tangan-Tangan rusak parah, kemudian tumbangnya pohon kapuk di Desa panton Makmur, Kecamatan Manggeng, sehingga arus lalulintas macet.

Angin Kencang Rusak Rumah dan Lukai Warga di Abdya
Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Abdya

Selanjutnya, Selasa (16/8/2016) sekitar pukul 18.00 WIB, tiga bocah warga Kecamatan Jeumpa yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), mengalami luka parah akibat tertimpa pohon kemiri. Di hari yang sama satu unit rumah di Desa Panton Makmur, Kecamatan Manggeng juga rusak parah tertimpa pohon kelapa, lalu dua unit rumah warga Desa Blang Makmur, Kecamatan Kuala Batee diterbangkan atap dan kerangka rumah bagian atas, pada Rabu sore (17/8/2016) sekitar Pukul 18.00 WIB, kemudian satu unit rumah warga Desa Padang Bak Jok Kecamatan Tangan-Tangan juga mengalami kerusakan akibat angin kencang.

Belum Terima Bantuan

Dengan kejadian itu, Kepala Desa Padang Bak Jok, M Saman mengemukakan, pasca kejadian angin kencang yang merusak satu unit rumah warganya atas nama Halimah (55) rusak parah. Namun sayang, hingga saat ini dinas terkait belum mengirimkan bantuan masa panik untuk keluarga korban.

Padahal, laporan musibah kejadian itu sudah disampaikan pihaknya mulai dari kecamatan hingga ke tingkat kabupaten dalam hal ini Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Abdya.

“Terhitung sudah tiga hari pasca kejadian angin kencang, korban belum menerima bantuan masa panik dari instansi terkait, kami pihak desa hanya bisa memberikan bantuan seadanya,” tuturnya singkat.

Sementara itu, Kepala Dinsosnakertrans Abdya, Nazaruddin kepada wartawan mengakui kalau pihaknya telah menerima laporan terkait musibah angin kencang yang merusak rumah warga di Desa Padang Bak Jok. Dia juga membenarkan kalau bantuan masa panik belum tersalurkan.

“Bantuan akan kami salurkan segera hari ini, karena semuanya itu butuh proses. Bukan berarti kami mengabaikan, namun juga ada warga lainnya yang rumahnya rusak akibat angin kencang, bahkan ada yang terbakar,”demikian terangnya. (Rizal)

To Top