Sosial

Anggota KPA Abdya Marah, Bawa Senjata Tajam. Pimpinan PA Bilang Begini…

ACEHTERKINI.COM | Aksi penurunan Baliho bakal calon (Balon) Bupati Erwanto yang diusung dari Partai Aceh (PA) dinilai telah merusak citra dan martabat partai. Dimana, akibat penurunan baliho tersebut, PA merasa telah dilecehkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan PA dan KPA wilayah Blangpidie.

Bahkan sikap yang dilakukan oleh sejumlah oknum tersebut telah mempermalukan PA dihadapan publik. Sehingga memicu amarah dari sejumlah pengurus dan petinggi dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW-PA) Abdya, serta Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah 013 Blangpidie.

Panglima KPA Wilayah 013 Blangpidie, merangkap Ketua DPW-PA Abdya, Tgk Abdurrahman Ubiet kepada wartawan, Rabu (24/8/2016) mengemukakan, perbuatan sejumlah oknum yang menyatakan dirinya dari kader PA itu telah menyalahi aturan dan tidak layak dilakukan.

Pasca aksi penurunan baliho itu, kemarahan para kader dan simpatisan PA Abdya dan KPA 013 Blangpidie seperti dari wilayah Kecamatan Setia, Tangan-Tangan, Manggeng dan Lembah Sabil, sempat meluncur ke Blangpidie dengan menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua sambil menenteng senjata tajam untuk mencari dalang dibalik kejadian itu.

Anggota KPA Abdya Marah, Bawa Senjata Tajam. Pimpinan PA Bilang Begini...
Tgk. Abdurrahman Ubiet

“Para simpatisan dan kader PA Abdya dan KPA 013 Blangpidie itu, bermaksud untuk mencari Tgk Khamaluddin (Tgk.Yong) yang merupakan mantan Juru Penerangan KPA, serta Tgk Zainal Cot, mantan Juru Bicara PA. Karena mereka diduga sebagai dalang dibalik kekacauan dalam internal KPA/PA, juga sebagai penanggung jawab penurunan dan perusakan baliho Erwanto, balon Bupati Abdya 2017-2022, usungan PA,” terang Tgk Abdurrahman Ubiet.

Emosi para mantan kombatan tersebut, lanjut Abdurrahman Ubiet berhasil diredam, dengan meminta dan mengarahkan agar kembali ke rumah masing-masing dan dilarang membuat kegaduhan, apalagi mengancam keselamatan pihak tertentu.

Tgk Abdurrahman Ubiet menjamin, untuk beberapa hari ke depan, pihaknya masih bisa mengendalikan kemarahan anggotanya, terhadap sikap semena-mena yang diperlihatkan Tgk Yong dan Tgk Zainal Cot. Hal itu tambahnya, karena masalah ini sudah dilaporkan ke penegak hukum, dalam hal ini Polres Abdya.

“Kami akan melihat sejauh mana keseriusan penegak hukum dalam menyikapi masalah ini. Jika hal ini tidak selesai, maka terpaksa kami menggunakan hukum rimba, karena kami punya anggota,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Abdurrahman, selama ini pihaknya terus berdiam diri dan tidak mengambil tindakan, karena sangat menghormati proses hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami sangat berharap kepada penegak hukum, agar kasus ini segera diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, jangan sampai berlarut-larut dan menimbulkan masalah baru nantinya,” demikian tutur Abdurrahman.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah oknum kader PA Abdya, Senin (22/8/2016), sekitar Pukul 12.00 WIB, secara tiba-tiba menurunkan paksa serta merusak baliho Balon Bupati Erwanto, termasuk baliho yang terpasang di Posko Pemenangan Erwanto di Desa Lhueng Baro, Kecamatan Manggeng.

Pemicu aksi yang dilakukan para kader PA itu, diduga karena tidak setuju terhadap pencalon Erwanto sebagai Balon Bupati Abdya periode 2017-2022 mendatang pasca ditetapkan oleh Ketua DPA-PA Muzakir Manaf atau lebih akrab disapa Mu’alem. (Rizal)

To Top