Politik

11 Tahun Damai Aceh. Sudah Saatnya Aceh Miliki Museum Konflik

ACEHTERKINI.COM | Generasi muda harus lebih mengetahui dan ikut terlibat dalam perdamaian ini. Masa depan Aceh adalah perdamaian, konflik adalah masa lalu Aceh dan kita akan menghadapi Aceh masa depan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR Aceh, T. Irwan Djohan dalam diskusi 11 tahun damai Aceh dan Espektasi Kaum Muda yang digagas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di 3in1 cafe, Senin (15/8/2016).

Menurut Irwan Djohan masa lalu Aceh bukan untuk dilupakan dan bukan untuk menjadi trauma. Justru generasi muda harus paham apa yang terjadi pada masa konflik Aceh.

11 Tahun Damai Aceh. Sudah Saatnya Aceh Miliki Museum Konflik
Teuku Irwan Djohan

“Saya khawatir, sudah 11 tahun damai Aceh masih banyak anak muda yang tidak tahu apa itu konflik Aceh, ini merupakan tantangan pemerintah kedepan. Inilah perlunya pembangunan situs sejarah konflik Aceh,” kata Irwan Djohan.

“Harusnya Aceh memiliki memorial, monumen, museum tentang konflik Aceh, situs sejarah konflik yang justru nantinya akan menjadi destinasi wisata,” papar Irwan Djohan.

“Jangan kita kubur masa lalu yang buruk itu, dan seharusnya pemerintah menjadikan lokasi sejarah konflik itu menjadi lokasi yang strategis dan tertuang dalam Qanun Tata Ruang Wilayah Aceh, harapannya bisa menjadi bahan pelajaran untuk generasi kedepan,” harap Politisi Partai Nasdem ini.

Diakui Irwan Djohan bahwa DPR Aceh pernah memperjuangkan untuk pembangunan beberapa monumen konflik dalam Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA). Namun usulan tersebut gagal dihadapkan dalam APBA.

Menurutnya saat ini sumber untuk mempelajari konflik Aceh hanya ada dalam ruangan kecil di kantor Kesbangpolinmas Aceh. “Tidak banyak memuat data peristiwa konflik Aceh, tidak ada data akurat 30 tahun konflik Aceh, seharusnya semua sejarah konflik Aceh harus ditampilkan agar generasi muda tahu,” harap Irwan Djohan dalam diskusi itu juga didampingi Kausar, Ketua Fraksi Partai Aceh di DPR Aceh.

Bagaimana generasi muda tahu tentang sejarah konflik Aceh, ini adalah tantangan Pemerintah Aceh. Semua orang tidak berkeinginan konflik Aceh terulang lagi. [Firman]

To Top