Sosial

11 Tahun Damai Aceh. PAKAR : Sejahterakan Korban Konflik

ACEHTERKINI.COM | Ketua Pusat Analisis Kajian dan Advokasi (PAKAR) Aceh, Muhammad Khaidir meminta Pemerintah Aceh mewujudkan keadilan demi perdamaian di Aceh. “Rawat perdamaian Aceh ini, perhatikan korban konflik. Kita tidak ingin para korban sudah merasakan pahit di masa konflik dan lebih pahit lagi masa damai,” kata Khaidir, Senin (15/8/2016).

Kata Khaidir, masyarakat Aceh masih menuntut kesejehteraan dalam segi ekonomi, masih ada para janda korban konflik yang hidupnya di bawah kemiskinan, para anak-anak yatim yang belum tahu hingga kini ayahnya meninggal dan kuburannya pada masa peperangan antara RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Muhammad Khaidir

“Program ini harus dikedepankan dalam menjaga perdamaian Aceh, berikan untuk para korban konflik ini kehidupan yang layak, agar rakyat Aceh dapat hidup aman damai dan sejahtera,” ujar putrra peureulak, Aceh Timur ini.

Program itu bisa dijalankan jika Pemerintah Pusat merealisasikan seluruh isi MoU Helsinki sebagaimana yang telah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh.

“Sudah 11 tahun damai Aceh, tapi butir-butir MoU Helsinki belum banyak terealisasi. Kami minta Jakarta jangan paranoid terhadap Aceh,” tutup Muhammad Khaidir. [Red]

To Top