Ekonomi

Kondisi Mei 2016, Aceh Ekspor Ikan Tuna dan Impor Alat Listrik

ACEHTERKINI.COM | Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat nilai ekspor Aceh pada Mei 2016 mengalami penurunan. Sedangkan impor justru mengalami peningkatan. Kepala BPS Aceh, Hermanto, Jum’at (1/7/2016) mengatakan, Provinsi Aceh hanya mengandalkan ekspor untuk komoditi non Migas.

Nilai terbesar kegiatan ekspor pada Mei 2016 tercatat untuk pengiriman daging ikan tuna yaitu sebesar 43.333 USD. Daging ikan tuna ini diekpsor ke Negara Singapura, Korea Selatan dan Malaysia. Kemudian komoditi lain yang diekspor pada Mei 2016 adalah buah-buahan senilai 1.360 USD.

Kondisi Mei 2015, Aceh Ekspor Ikan Tuna dan Impor Alat Listrik
Ilustrasi

Hermanto menambahkan Provinsi Aceh masih ketergantungan dengan peralatan listrik. Hal ini terlihat pada kondisi impor Mei 2016. “Selama bulan itu, nilai impor komoditi non Migas terbesar berupa Mesin atau peralatan listrik dari Jepang,” kata Hermanto.

Nilai impor komoditi tersebut sebesar 6.652.126 USD. Pada periode Januari – Mei 2016, peran Negara Jepang terhadap total impor non Migas paling besar. [Red]

To Top