Layanan Publik

Jembatan “Ulama” di Aceh Singkil Diresmikan

ACEHTERKINI.COM | Jembatan gantung yang menghubungkan Pulau Balai ke Teluk Nibung diresmikan oleh Gubernu Aceh, Zaini Abdullah pada Minggu (24/7/2016). Jembatan tersebut memiliki panjang 160 meter dan lebar 3 meter dan dapat dilalui kenderaan seberat 2 ton. Gubernur menamai jembatan itu nama seorang ulama Aceh Syeich Abdur Rauf As-Singkili.

Zaini Abdullah mengharapkan agar jembatan itu dapat menopang lalu lintas yang menghubungkan dua pulau. “Jembatan ini bukan hanya mendukung perkembangan ekonomi dan budaya, tapi juga penting dalam membangun kehidupan sosial,” ujar gubernur.

Jembatan “Ulama” di Aceh Singkil Diresmikan
Peresmian Jembatan “Ulama” di Aceh Singkil

Sementara itu Bupati Aceh Singkil, Safriadi menyebutkan pada awalnya, pemerintah kabupaten bersama masyarakat akan menamai jembatan tersebut dengan nama Jembatan Balaibung. Artinya Jembatan Pulau Balai dan Teluk Nibung.

Namun oleh gubernur menyarankan agar penamaan jembatan tersebut harus punya filosofi yang kuat. Karenanya kemudian dipilihlah nama Jembatan Syeich Abdur Rauf As-Singkili.

“Gubernur menyarankan pakai nama ulama Aceh. Aceh Singkil tempat lahir ulama besar dan harapannya generasi muda harus tahu bahwa di Aceh Singkil ada ulama besarnya Aceh dan Indonesia,” ujar Safriadi.

Jembatan tersebut, lanjut bupati, akan menjadi ikon baru dari Kabupaten Aceh Singkil. “Berkunjung ke Aceh Singkil tidak sah jika tidak berkunjung ke Pulau Banyak dan Jembatan Syeich Abdur Rauf As-Singkili,” ujarnya. [Red]

To Top