Ekonomi

Guru Non PNS di Aceh Dibayar Rp400.000 Per Bulan

ACEHTERKINI.COM | Sebanyak 42 ribu orang guru non PNS di Aceh hanya dibayar Rp 400.000 per bulan. Hal ini diungkap oleh Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh, Ramli Rasyid saat bertemu Gubernur Aceh, Zaini Abdullah di Pendapa, Jum’at (29/7/2016).

Ramli Rasyid menjelaskan jumlah guru yang mendapat upah di bawah Rp500.000 di Aceh bukanlah sedikit. “Ada 42.000 guru non PNS di Aceh yang dibayar hanya Rp400.000 per bulan. Sudah status tak jelas, bayarannya pun terbatas,” ujar Ramli Rasyid dihadapan Kepala Dinas Pendidikan Aceh dan Rektor Unsyiah.

Guru Non PNS di Aceh Dibayar Rp400.000 Per Bulan
Ilustrasi

“Ini persoalan mutu pendidikan di Aceh,” ujar Ramli. Mustahil, kata Ramli, guru bisa punya kompetensi jika mereka bekerja dengan bayaran tak seberapa.

Persoalan terbesar, sebenarnya adalah pada pengambil keputusan. Dalam hal ini, kewenangan mengangkat guru menjadi pegawai negeri ada di Pemerintah Kabupaten dan Kota.

Menanggapi masalah itu, Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta seluruh pihak terlibat aktif untuk memajukan pendidikan di Aceh. Berbagai persoalan terkait pendidikan, kata gubernur harus segera dicarikan solusi, sehingga tidak menggangu proses pendidikan bagi anak usia sekolah di Aceh.

“Persoalan pendidikan harus diutamakan agar generasi Aceh bisa maju di masa mendatang,” ujar gubernur.

Di beberapa daerah, khususnya daerah pedalaman dan terpencil, masih sangat banyak guru yang diupah murah. Mereka bahkan tidak memperoleh hak untuk mengikuti pelatihan sehingga tidak mempunyai kualifikasi.

“Upah murah yang diterima guru adalah sebuah tindakan yang tidak adil. “Harusnya mereka diupah minimal dengan upah minimum (Upah Minimum Kabupaten/Provinsi),” ujar gubernur. [Red]

To Top